KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bergerak cepat menangani dampak gelombang pasang yang merobohkan tiga rumah warga di RT 09, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026) dini hari. Selain menyalurkan bantuan darurat, pemerintah juga mengkaji opsi relokasi bagi warga yang bermukim di kawasan pesisir rawan bencana.
Gelombang pasang yang terjadi sekitar pukul 04.44 Wita menghantam permukiman di Jalan Jenderal Sudirman Gang PDI. Akibatnya, tiga rumah roboh dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan berat hingga tidak layak huni. Meski demikian, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.
Camat Balikpapan Kota, Rosin Suparlan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan untuk menyiapkan penanganan bagi warga terdampak, termasuk lokasi penampungan sementara.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk menyiapkan tempat penampungan sementara bagi warga,” ujar Rosin.
Ia menjelaskan, pemerintah juga akan mengevaluasi keberlanjutan permukiman di kawasan pesisir yang rawan diterjang gelombang pasang. Menurutnya, relokasi menjadi salah satu opsi yang akan dibahas bersama instansi terkait.
“Kami akan mengkaji apakah rumah dibangun kembali atau direlokasi,” katanya.
Sembari menunggu proses administrasi bantuan pemerintah, kecamatan telah menyalurkan bantuan darurat yang bersumber dari sumbangan pegawai dan koperasi kecamatan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan tim langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan. Petugas melakukan asesmen, mendata kerusakan, serta memastikan kondisi warga terdampak.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini pendataan kerusakan masih terus dilakukan,” ujar Usman.
Ia menjelaskan, rumah-rumah yang berada tepat di bibir pantai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gelombang pasang, terutama saat cuaca buruk disertai angin kencang. Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat pesisir meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila muncul potensi ancaman.
Hingga Jumat siang, petugas gabungan dari BPBD, pemerintah kecamatan, kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas masih berada di lokasi untuk membantu evakuasi barang milik warga, mengamankan area terdampak, serta menyelesaikan pendataan sebagai dasar penyaluran bantuan dan penanganan lanjutan.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















