Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Gelar Simulasi Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Niño 2026 Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat Fraksi Demokrat DPRD Samarinda Pelajari Tata Kelola DPRD dan Wisata Berbasis Masyarakat di Yogyakarta

BERITA DAERAH · 27 Okt 2025 19:15 WITA ·

Anak Tenggelam di Sungai Karang Mumus, Satu Ditemukan Meninggal, Satu Masih Dicari


 Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban yang terseret arus di kawasan Sungai Karang Mumus, Samarinda. Perbesar

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban yang terseret arus di kawasan Sungai Karang Mumus, Samarinda.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Suasana duka menyelimuti kawasan Sungai Karang Mumus, Kota Samarinda, Senin (27/10/2025) sore. Lima anak yang tengah berenang di sungai itu tak menyangka kegembiraan mereka berakhir petaka. Dua di antaranya terseret arus deras dan tenggelam.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa laporan insiden diterima pada pukul 17.50 WITA. Mengetahui hal itu, tim rescue Basarnas Samarinda segera dikerahkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 12 kilometer dari Pos SAR.

“Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan pencarian di sekitar titik dugaan korban tenggelam,” ujar Mardi.

Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 17.45 WITA. Satu korban, Ahmad Nur Rahman (12), warga Jalan Wanyi Bengkuring, berhasil ditemukan. Sayangnya, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara satu korban lainnya, Wahyu (13), hingga Senin malam masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, Satpolairud Resta Samarinda, BPBD Kota Samarinda, relawan, serta keluarga korban.

Proses pencarian dilakukan menggunakan rubber boat, peralatan selam, serta peralatan SAR air. Kondisi cuaca dilaporkan cerah, namun arus sungai yang deras menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

“Hingga malam ini, tim masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Karang Mumus dengan menggunakan rubber boat,” tambah Mardi.

Basarnas menyatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272

Fraksi Demokrat DPRD Samarinda Pelajari Tata Kelola DPRD dan Wisata Berbasis Masyarakat di Yogyakarta

10 Juli 2026 - 13:00 WITA

a271

KH Aus Hidayat Nur Serap Aspirasi Warga, Soroti Tambang dan Lingkungan Kaltim

10 Juli 2026 - 12:00 WITA

a270

Andi Harun: Sinergi Denpom Jadi Kunci Stabilitas dan Pembangunan Samarinda

10 Juli 2026 - 11:00 WITA

a269

Celni Pita Sari Ajak Dandenpom Baru Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Samarinda

10 Juli 2026 - 10:00 WITA

a268
Trending di BERITA DAERAH