Menu

Mode Gelap
Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Parkir Liar Truk dan Penataan Logistik Kota Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik Samri Shaputra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Samarinda Seberang, Pastikan Aspirasi Warga Terus Dikawal Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil

BERITA DAERAH · 6 Nov 2025 21:15 WITA ·

Komisi I DPRD Samarinda Tinjau Sengketa Batas Lahan TNI dan Warga di Jalan APT Pranoto


 Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda meninjau lokasi sengketa batas lahan antara warga dan pihak TNI di kawasan Jalan APT Pranoto, Kopri 1. Kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi pembangunan pagar yang menjadi sumber permasalahan. Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda meninjau lokasi sengketa batas lahan antara warga dan pihak TNI di kawasan Jalan APT Pranoto, Kopri 1. Kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi pembangunan pagar yang menjadi sumber permasalahan.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Komisi I DPRD Kota Samarinda turun langsung ke lapangan menindaklanjuti aduan masyarakat terkait sengketa batas lahan antara warga atas nama Luther Kapuangan dengan pihak TNI di kawasan Jalan APT Pranoto, Kopri 1, Samarinda.

Kunjungan tersebut dipimpin Koordinator Komisi I Ahmad Vananzha, didampingi Ketua Komisi I Samri Shaputra serta anggota Komisi I, Aris Mulyanata dan Sinar Alam.

Persoalan berawal dari proyek pembangunan pagar oleh pihak TNI di sekitar Rumah Sakit Tentara yang diduga menutup saluran drainase milik warga. Warga mengklaim pembangunan pagar tersebut menutup jalur pembuangan air yang selama ini digunakan, sedangkan pihak TNI menilai sebagian lahannya telah dimanfaatkan oleh warga.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menjelaskan bahwa persoalan batas tanah ini masih belum menemukan titik terang.

“Lahan masyarakat ini berbatasan langsung dengan lahan milik TNI. Pembangunan pagar yang dibiayai APBD itu dianggap menutup drainase warga, sementara pihak TNI menyebut ada sebagian tanah mereka, sekitar 30 sentimeter, yang dimanfaatkan warga,” ungkap Samri.

dprd smd 26b

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (kiri), bersama anggota Komisi I berdialog dengan perwakilan TNI dan warga terkait batas lahan di Jalan APT Pranoto. Pertemuan ini bertujuan mencari solusi terbaik sebelum dilakukan pengukuran resmi oleh BPN.

Untuk mencari solusi yang adil, Komisi I akan mengundang Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar melakukan pengukuran ulang dan penentuan titik koordinat resmi berdasarkan sertifikat masing-masing pihak.

“Kami akan minta BPN turun langsung memastikan batas lahan. Setelah hasil pengukuran keluar, siapa pun yang lahannya melanggar batas harus bersedia membongkar bangunannya,” tegasnya.

Samri menambahkan, baik warga maupun pihak TNI telah membangun pagar masing-masing, sehingga batas lahan menjadi tidak jelas. Akibatnya, saluran air yang sebelumnya digunakan untuk aliran pencucian kendaraan kini tertutup oleh pagar.

“Kalau hasil pengukuran nanti menunjukkan lahan TNI masuk ke area warga, maka pihak TNI harus membongkar pagarnya. Sebaliknya, jika ternyata lahan warga masuk ke lahan TNI, maka warga juga wajib membongkar. Prinsipnya, kita kembalikan sesuai hasil pengukuran resmi BPN,” pungkasnya.

Catatan redaksi: Komisi I DPRD Samarinda menegaskan komitmennya menjadi mediator dalam sengketa lahan antara masyarakat dan institusi negara agar penyelesaiannya berjalan adil tanpa menimbulkan konflik baru di lapangan.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Awang
@2025
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Parkir Liar Truk dan Penataan Logistik Kota

22 Juni 2026 - 18:30 WITA

a59

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik

22 Juni 2026 - 17:30 WITA

a57

Samri Shaputra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Samarinda Seberang, Pastikan Aspirasi Warga Terus Dikawal

22 Juni 2026 - 16:30 WITA

a56

Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat

22 Juni 2026 - 15:30 WITA

a55

SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil

22 Juni 2026 - 14:30 WITA

a54

Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda

22 Juni 2026 - 13:30 WITA

a53
Trending di BERITA DAERAH