Menu

Mode Gelap
Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda Trisakti Bung Karno Dinilai Tetap Relevan, PDI Perjuangan Dorong APBD Samarinda Lebih Berpihak kepada Rakyat Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

BERITA DAERAH · 22 Jun 2026 14:30 WITA ·

SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil


 Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Samarinda, Indrawan Darussalam, menjelaskan pelaksanaan SPMB 2026 berjalan sesuai juknis Dinas Pendidikan, termasuk proses seleksi pada jalur afirmasi dan mutasi. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Samarinda, Indrawan Darussalam, menjelaskan pelaksanaan SPMB 2026 berjalan sesuai juknis Dinas Pendidikan, termasuk proses seleksi pada jalur afirmasi dan mutasi. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – SMP Negeri 4 Samarinda memastikan seluruh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dilaksanakan secara transparan dan sepenuhnya mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan Dinas Pendidikan. Sekolah menegaskan tidak ada kebijakan di luar ketentuan, termasuk dalam proses seleksi jalur afirmasi yang tahun ini tidak mampu memenuhi kuota.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Samarinda, Indrawan Darussalam, saat ditemui awak media, Senin (22/6/2026).

Indrawan menjelaskan, dari total kuota penerimaan sebanyak 374 peserta didik baru, pembagian dilakukan melalui beberapa jalur seleksi sesuai regulasi yang berlaku. Jalur afirmasi mendapat alokasi 75 kursi, namun hanya terisi 38 siswa. Sementara itu, jalur mutasi memiliki kuota 19 siswa dengan 13 siswa yang dinyatakan lolos.

Adapun jalur akademik yang menyediakan 75 kursi berhasil terpenuhi seluruhnya, begitu pula jalur nonakademik dengan kuota 18 siswa yang juga terisi penuh.

“Semua proses kami jalankan sesuai juknis yang berlaku,” ujar Indrawan.

Menurutnya, tidak terpenuhinya kuota afirmasi bukan disebabkan minimnya pendaftar, melainkan karena banyak calon peserta didik yang tidak memenuhi persyaratan berdasarkan kategori desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan yang berlaku, jalur afirmasi hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Sementara masyarakat yang berada pada desil 5 ke atas dinilai tidak memenuhi syarat untuk memperoleh prioritas melalui jalur tersebut.

“Desil 5 ke atas tidak bisa kami terima,” tegasnya.

Indrawan mengatakan, pihak sekolah tidak memiliki kewenangan untuk mengubah ataupun memberikan dispensasi terhadap aturan tersebut. Seluruh tahapan seleksi dilakukan berdasarkan data yang telah terintegrasi dalam sistem dan mengacu pada regulasi dari pemerintah.

Dalam proses verifikasi, sekolah juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen pendukung, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga data kesejahteraan sosial lainnya. Seluruh dokumen tersebut dicocokkan dengan data desil yang tercatat dalam sistem.

Menurutnya, apabila calon peserta didik tercatat berada pada desil 5 atau lebih tinggi, maka secara otomatis tidak dapat diterima melalui jalur afirmasi meskipun memiliki dokumen pendukung lainnya.

“Kami hanya mengikuti data yang ada di sistem,” katanya.

Terkait penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Indrawan menjelaskan bahwa dokumen tersebut tetap dapat menjadi bahan verifikasi apabila diterbitkan secara resmi oleh pemerintah kelurahan dan dilengkapi data pendukung yang sesuai.

Namun demikian, apabila SKTM tersebut tetap memuat informasi bahwa calon peserta didik berada pada kategori desil 5 ke atas, maka sekolah tetap berpedoman pada data desil sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis.

Selain menjelaskan pelaksanaan SPMB, Indrawan juga memaparkan sejumlah prestasi yang berhasil diraih siswa SMPN 4 Samarinda, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Salah satu capaian membanggakan datang dari lulusan bernama Edward yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Matematika. Prestasi tersebut membuat sejumlah sekolah menengah atas, termasuk SMA Negeri 10 Samarinda, tertarik untuk merekrutnya.

“Nilai TKA Matematikanya mencapai 100,” ungkap Indrawan.

Tak hanya unggul dalam bidang akademik, SMPN 4 Samarinda juga terus menorehkan prestasi di bidang olahraga. Sejumlah siswa sekolah tersebut berhasil mengharumkan nama daerah melalui cabang olahraga karate hingga tampil dalam kejuaraan internasional.

Indrawan menyebut, beberapa atlet karate binaan SMPN 4 Samarinda bahkan pernah mewakili sekolah dan Indonesia dalam kompetisi yang digelar di Belanda dan Prancis. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya fokus pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya.

“Prestasi akademik dan nonakademik terus kami dorong secara seimbang,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat

22 Juni 2026 - 15:30 WITA

a55

Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda

22 Juni 2026 - 13:30 WITA

a53

Trisakti Bung Karno Dinilai Tetap Relevan, PDI Perjuangan Dorong APBD Samarinda Lebih Berpihak kepada Rakyat

21 Juni 2026 - 21:30 WITA

PDIPSMD

Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

21 Juni 2026 - 20:30 WITA

a51

Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

21 Juni 2026 - 19:30 WITA

a50

Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda

21 Juni 2026 - 18:30 WITA

a49
Trending di BERITA DAERAH