Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

IKN NUSANTARA · 19 Nov 2025 14:15 WITA ·

IKN Siapkan Generasi Tangguh: Guru Dibekali Pemahaman Sistem Pendidikan Berbasis Life Skills


 Sosialisasi Pendidikan bagi seluruh guru di wilayah IKN dan delineasinya yang berlangsung di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (18/11/2025). Perbesar

Sosialisasi Pendidikan bagi seluruh guru di wilayah IKN dan delineasinya yang berlangsung di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (18/11/2025).

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari amanat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keempat yang menekankan penguatan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Sebagai salah satu langkah konkret, Otorita IKN menyiapkan sistem pendidikan yang dirancang berbasis keterampilan hidup (life skills), pembentukan karakter, serta kesiapan masa depan melalui kurikulum berjenjang dan pembangunan sarana pendidikan yang tengah berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan bagi seluruh guru di wilayah IKN dan delineasinya yang berlangsung di Loa Janan, Selasa (18/11/2025). Kegiatan yang mengumpulkan 600 guru dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman, dukungan, dan keterlibatan para pendidik terhadap arah pembangunan IKN sebagai kota masa depan Indonesia.

Dalam paparannya, Alimuddin menjelaskan bahwa pendidikan di IKN dirancang tidak hanya untuk mengejar ketertinggalan, melainkan untuk melompat jauh ke depan dengan mengadopsi konsep life-based learning yang menekankan relevansi antara proses belajar dengan kehidupan nyata. Kurikulum pendidikan IKN dibangun secara berjenjang mulai dari pembentukan manajemen diri di PAUD, eksplorasi lingkungan di tingkat SD, penguatan kesadaran diri di SMP, perencanaan masa depan di SMA/SMK, hingga pengembangan karier di pendidikan tinggi.

Oleh karena itu, kita semua, khususnya para guru dituntut untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri. Guru adalah produk masa lalu yang bekerja di masa kini untuk mempersiapkan masa depan, sehingga para pendidik juga harus memiliki orientasi yang maju dan visioner.

“Kami ingin membentuk generasi yang mampu berpikir kritis, kreatif, bekerja harmonis, sekaligus memiliki karakter kuat yang relevan dengan tantangan masa depan. IKN bukan hanya tempat tinggal, tetapi ekosistem pembelajaran yang membentuk manusia unggul Indonesia 2045,” ujar Alimuddin.

Sejalan dengan pengembangan kurikulum, pembangunan fasilitas pendidikan juga terus dipercepat. Di KIPP, Otorita IKN saat ini tengah menyelesaikan 16 ruang kelas SD, 9 ruang kelas SMP, dan 9 ruang kelas SMA sebagai bagian dari pemenuhan akses pendidikan dasar dan menengah bagi masyarakat yang akan menempati kawasan inti pemerintahan, serta seluruh masyarakat di sekitar IKN.

Sosialisasi pendidikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran guru sebagai agen perubahan. Para guru di Loa Janan diharapkan dapat mengintegrasikan nilai-nilai IKN termasuk keberlanjutan, inklusivitas, teknologi, dan kepemimpinan masa depan ke dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi saksi pembangunan IKN, tetapi juga tumbuh sebagai mitra aktif yang memiliki rasa memiliki terhadap ibu kota baru negara.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, menyambut baik langkah ini dan menegaskan komitmen daerah dalam mendukung pembangunan IKN. “Sinergi antara pemerintah pusat, Otorita IKN, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempersiapkan generasi emas di wilayah ini. Para guru memiliki peran strategis dalam mentransformasikan nilai dan visi IKN ke ruang-ruang kelas, sehingga pembangunan fisik dan pembangunan manusia dapat berjalan seimbang,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Otorita IKN berharap kolaborasi dengan para pendidik di wilayah delineasi dapat semakin kuat sehingga arah pembangunan IKN sebagai kota berkelanjutan, cerdas, dan berdaya saing global dapat terwujud melalui generasi muda yang dibekali kompetensi hidup dan karakter masa depan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31

Merdeka Vaganza Semarakkan HUT ke-81 RI di Nusantara, 3.000 Pelari Ramaikan Night Run

17 Agustus 2026 - 09:00 WITA

g29
Trending di IKN NUSANTARA