Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 20 Nov 2025 13:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Pengembangan Karakter Pelajar Berbasis Nilai Kearifan Lokal


 Penampilan seni tari tradisional siswa SMPN 1 Sebulu, Kutai Kartanegara, yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan dan penting bagi pembentukan karakter generasi muda. Perbesar

Penampilan seni tari tradisional siswa SMPN 1 Sebulu, Kutai Kartanegara, yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan dan penting bagi pembentukan karakter generasi muda.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengembangan karakter pelajar melalui penanaman nilai-nilai kearifan lokal sejak jenjang pendidikan dasar. Upaya ini dilakukan sebagai respon atas tantangan era digital yang semakin mempengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menilai bahwa pembangunan karakter tidak hanya bertumpu pada aturan sekolah, tetapi juga perlu dihubungkan dengan identitas budaya masyarakat setempat. Nilai-nilai adat, bahasa, dan tradisi dinilai mampu menjadi fondasi moral yang kuat bagi pelajar.

“Karakter pelajar itu dibentuk dari akar budaya. Nilai-nilai Kutai yang sopan, santun, dan beradab perlu ditanamkan agar generasi kita tumbuh dengan identitas yang jelas,” ujar Puji di Tenggarong, Kamis (20/11/2025).

Puji menjelaskan bahwa tantangan karakter di era modern tidak hanya berkaitan dengan etika digital, tetapi juga pada kecenderungan hilangnya rasa hormat dan tanggung jawab di kalangan pelajar. Menurutnya, kearifan lokal memiliki peran besar dalam membangun kembali kesadaran akan pentingnya sikap tersebut.

Ia menekankan bahwa penguatan karakter berbasis budaya lokal bukan berarti menutup diri dari perkembangan teknologi. Sebaliknya, nilai-nilai tersebut dipandang sebagai pondasi agar pelajar lebih bijaksana dalam menghadapi derasnya arus informasi.

“Teknologi boleh maju, tapi karakter tidak boleh hilang. Pelajar yang kuat karakternya akan mampu memanfaatkan teknologi dengan lebih positif,” jelasnya.

Puji menambahkan bahwa banyak nilai kultur masyarakat Kutai yang relevan dengan tantangan masa kini, seperti gotong royong, kesederhanaan, kejujuran, dan penghormatan terhadap orang tua. Nilai-nilai ini dinilai efektif dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.

Menurutnya, pengembangan karakter berbasis budaya lokal juga dapat menciptakan kebanggaan pelajar terhadap daerahnya, sehingga mereka tidak mudah tergerus oleh pengaruh budaya luar yang kurang sesuai dengan norma sosial setempat.

“Jika pelajar bangga dengan akar budayanya, mereka akan tumbuh dengan jati diri yang kuat. Itu penting untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.

Puji berharap penguatan karakter ini dapat menciptakan generasi muda Kukar yang memiliki integritas, empati, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Karakter yang baik, katanya, adalah modal utama bagi masa depan daerah.

“Anak-anak kita bukan hanya pewaris budaya, tetapi juga calon pemimpin. Karakter yang kuat akan membawa daerah ini maju tanpa kehilangan nilai-nilainya,” tutupnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH