Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 21 Nov 2025 14:15 WITA ·

SMPN 2 Tenggarong Wujudkan Sekolah Siaga Kependudukan dan Lingkungan Sehat Lewat Pembinaan Intensif


 SMP Negeri 2 Tenggarong dikenal sebagai sekolah yang peduli terhadap siswa serta menjaga kebersihan lingkungan. Perbesar

SMP Negeri 2 Tenggarong dikenal sebagai sekolah yang peduli terhadap siswa serta menjaga kebersihan lingkungan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SMP Negeri 2 Tenggarong terus memperkuat komitmennya dalam membangun kesadaran siswa terkait kesehatan, kebersihan, serta keharmonisan keluarga melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Sekolah Sehat. Program ini dijalankan bekerja sama dengan BKKBN serta didukung fasilitas dan kebijakan yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat.

Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus, menjelaskan bahwa SSK bukan sekadar program penyuluhan, tetapi pembinaan terstruktur yang berlangsung sepanjang tahun ajaran. Melalui program ini, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya hidup bersih, perencanaan masa depan, serta pembangunan keluarga yang harmonis.

“Program Sekolah Siaga Kependudukan mendampingi anak-anak untuk paham hidup bersih, sehat, dan mengenal konsep keharmonisan keluarga. Penilaiannya sudah sampai tingkat paripurna,” ujar Yunus, Jum’at (21/11/2025).

Dalam program sekolah sehat, SMPN 2 Tenggarong menerapkan standar kebersihan lingkungan yang ketat. Saat pertama kali menjabat, Yunus menemukan sampah sekolah mencapai lima hingga delapan kantong besar per hari. Kini kondisi itu berubah signifikan melalui berbagai kebijakan pengurangan sampah dan edukasi kebersihan.

Salah satu langkah penting adalah penerapan kantin sehat tanpa kemasan plastik. Semua makanan yang dijual wajib menggunakan alas daun atau wadah ramah lingkungan. Siswa pun diwajibkan membawa tumbler untuk mengurangi penggunaan gelas dan botol plastik sekali pakai.

“Kesadaran siswa terus kita bangun. Dulu gelas plastik dari kantin banyak berserakan di kelas. Sekarang anak-anak wajib membawa tumbler dari rumah,” jelasnya.

Selain pengurangan sampah, sekolah juga memastikan lingkungan tetap bersih melalui pengelolaan sampah organik. Daun-daun yang gugur dikumpulkan di bak penampungan khusus dan diolah menjadi kompos. Sementara batang kayu dan ranting dicacah untuk dijadikan media tanam jamur di rumah jamur sekolah.

Program-program ini juga berperan dalam membangun pola hidup sehat siswa, termasuk menjaga kebersihan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas umum. Bagi pihak sekolah, membangun budaya peduli kesehatan dan kependudukan bukan hanya soal kebersihan, tetapi menanamkan karakter.

“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter sehat, disiplin, dan mampu menerapkan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Yunus.

Dengan pencapaian SSK kategori paripurna dan penguatan program sekolah sehat, SMPN 2 Tenggarong semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai sekolah yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan gaya hidup sehat dan bertanggung jawab.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH