Menu

Mode Gelap
Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader 1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

BERITA DAERAH · 22 Nov 2025 14:00 WITA ·

Digitalisasi Layanan Publik Diperkuat, Bupati Kukar Dorong Efisiensi Administrasi Kecamatan


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan mengenai urgensi percepatan digitalisasi layanan administrasi di tingkat kecamatan sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses bagi masyarakat. (Dok. Kumalanews.id) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan mengenai urgensi percepatan digitalisasi layanan administrasi di tingkat kecamatan sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses bagi masyarakat. (Dok. Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan untuk mempercepat digitalisasi layanan administrasi di seluruh kecamatan. Langkah ini bertujuan mempercepat pelayanan dasar sekaligus meningkatkan transparansi proses administrasi pemerintahan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyatakan bahwa digitalisasi bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan fondasi penting untuk memastikan kemudahan akses layanan bagi seluruh warga, termasuk di wilayah pedesaan.

“Kami ingin layanan publik di kecamatan berjalan cepat, transparan, dan tidak lagi bergantung pada proses manual yang memakan waktu,” ujarnya pada Sabtu (22/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan sistem integrasi layanan untuk menghubungkan kecamatan dengan dinas-dinas terkait. Sistem ini diharapkan mampu mempersingkat alur administrasi seperti pengurusan izin, data kependudukan, hingga pelayanan surat menyurat.

Aulia menilai integrasi data lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat tidak lagi menghadapi proses berulang atau persyaratan yang tidak efisien. Pemerintah daerah disebutnya terus melakukan pemetaan kebutuhan teknologi di tiap kecamatan.

“Integrasi data akan membuat layanan lebih ringkas dan memotong alur birokrasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur kecamatan agar mampu mengoperasikan sistem digital secara optimal. Pelatihan tenaga operator dan pembaruan perangkat menjadi bagian dari prioritas.

Menurutnya, teknologi tidak akan memberi dampak signifikan tanpa SDM yang siap mengelola dan menjaga kualitas layanan. Karena itu, pemerintah telah menyiapkan skema peningkatan kapasitas aparatur secara bertahap.

“Teknologi hanya alat—yang membuat layanan lebih baik adalah orang-orang yang mengelolanya,” jelas Aulia.

Ia berharap digitalisasi layanan publik dapat menjadi gerbang percepatan pembangunan administrasi di Kukar serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang responsif, terbuka, dan efisien untuk seluruh warga.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader

25 April 2026 - 18:00 WITA

p12

1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci

25 April 2026 - 17:00 WITA

an87

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010
Trending di BERITA DAERAH