Menu

Mode Gelap
Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader 1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

BERITA DAERAH · 24 Nov 2025 17:45 WITA ·

Pengawasan Dana Desa Dinilai Lemah, DPMDes Kutim Soroti Dugaan Penyimpangan


 Pengawasan Dana Desa Dinilai Lemah, DPMDes Kutim Soroti Dugaan Penyimpangan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur (Kutim) menyoroti masalah pengawasan yang dinilai lemah sebagai akar dari dugaan penyimpangan dana desa yang saat ini sedang diselidiki oleh Inspektorat Wilayah (Itwil) Kutim. Kepala DPMDes Kutim, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa persoalan utama bukan lagi terletak pada rendahnya kapasitas aparatur desa, melainkan pada fungsi pengawasan di lapangan yang belum berjalan optimal.

Basuni menyatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi hasil verifikasi dari Itwil. Namun, ia membenarkan bahwa paparan awal dari Wakil Bupati telah mengindikasikan adanya potensi pelanggaran yang cukup signifikan dalam pengelolaan dana desa.

Meskipun pelatihan dan peningkatan kompetensi aparatur desa telah dilaksanakan secara rutin oleh DPMDes, Basuni menilai hal tersebut tidak akan cukup jika tidak diimbangi dengan pola pengawasan yang konsisten dan menyeluruh.

Basuni mengidentifikasi dua penyebab utama mengapa pengawasan belum maksimal:

  1. Dukungan Anggaran: Anggaran di tingkat kecamatan maupun DPMDes untuk melakukan monitoring secara berkala masih belum memadai.
  2. Kapasitas BPD: Pemahaman Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terhadap perencanaan dan pengawasan program pembangunan desa masih perlu diperkuat lebih mendalam.

Meski demikian, Basuni melihat adanya perkembangan positif di mana BPD mulai menunjukkan peningkatan kapasitas dan keberanian untuk menjalankan fungsi pengawasan secara lebih tegas. Ia menekankan bahwa pengawasan oleh BPD harus bersifat menyeluruh, mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi perkembangan pembangunan desa, tidak hanya berfokus pada hasil akhir proyek.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader

25 April 2026 - 18:00 WITA

p12

1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci

25 April 2026 - 17:00 WITA

an87

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010
Trending di BERITA DAERAH