KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong upaya revitalisasi fasilitas sekolah sebagai strategi utama memperkuat kualitas pendidikan di daerah. Langkah ini dilakukan menyusul hasil evaluasi yang menunjukkan masih banyak sekolah membutuhkan perbaikan sarana dasar maupun penunjang pembelajaran modern.
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa kualitas ruang belajar dan fasilitas pendukung memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan siswa serta efektivitas proses mengajar.
Menurutnya, guru dapat bekerja lebih optimal dan siswa lebih mudah menerima materi apabila didukung lingkungan yang aman dan layak.
“Sarana yang baik itu bukan pelengkap, tapi kebutuhan dasar. Tanpa fasilitas yang memadai, sulit bagi sekolah untuk mencapai kualitas pembelajaran yang ideal,” kata Pujianto, Senin (24/11/2025).
Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Kukar tengah melakukan pendataan menyeluruh terkait kondisi infrastruktur sekolah di seluruh kecamatan. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan prioritas revitalisasi, terutama bagi sekolah yang ruang belajarnya sudah tidak layak atau membutuhkan penyesuaian dengan standar pendidikan saat ini.
Pujianto menyampaikan bahwa program revitalisasi tidak hanya terbatas pada perbaikan bangunan, tetapi juga mencakup penyediaan fasilitas seperti laboratorium, perpustakaan, hingga ruang sanitasi yang sehat. Implementasi ini akan disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing wilayah agar intervensi lebih efektif.
“Kita tidak bisa menyamaratakan kebutuhan. Setiap sekolah punya kondisi berbeda, dan kita harus menyesuaikannya agar intervensi tepat sasaran,” jelasnya.
Selain fasilitas fisik, peningkatan sarana teknologi pendidikan juga menjadi perhatian Disdikbud Kukar. Ketersediaan perangkat digital dan akses internet dinilai sangat penting dalam mendukung transformasi pembelajaran yang semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi.
Pujianto menegaskan bahwa sekolah perlu memiliki dukungan perangkat yang memadai agar guru maupun siswa mampu beradaptasi dengan pola pembelajaran digital. Hal ini tidak hanya memudahkan proses belajar, tetapi juga mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan zaman.
“Kalau kita bicara kualitas pendidikan hari ini, teknologi pasti menjadi bagian penting. Maka penyediaan perangkat dan akses internet harus menjadi prioritas juga,” ungkapnya.
Ia berharap upaya revitalisasi fasilitas dan optimalisasi sarana ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi seluruh pelajar di Kukar. Menurutnya, pembenahan fasilitas merupakan fondasi kuat untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
“Tujuan akhirnya sederhana: kita ingin sekolah di Kukar menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk berkembang, baik secara akademik maupun karakter,” pungkas Pujianto.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















