Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 25 Nov 2025 13:30 WITA ·

Disdikbud Kukar Hadapi Tantangan Pemerataan Pendidikan di 20 Kecamatan dengan Jumlah Sekolah Terbesar di Kaltim


 Para murid sekolah dasar tampak bersemangat mengikuti pelajaran di dalam kelas, sementara guru menjelaskan materi di depan. (Dok. Istimewa) Perbesar

Para murid sekolah dasar tampak bersemangat mengikuti pelajaran di dalam kelas, sementara guru menjelaskan materi di depan. (Dok. Istimewa)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Pujianto, mengungkapkan bahwa pemerataan layanan pendidikan masih menjadi tantangan besar daerah, mengingat Kukar merupakan kabupaten dengan jumlah sekolah dan guru terbanyak di Kalimantan Timur.

Kukar memiliki 219 sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Jika digabung dengan SMA/SMK serta madrasah di bawah Kementerian Agama, jumlah satuan pendidikan di Kukar mencapai lebih dari seribu.

“Ini menunjukkan betapa besarnya layanan yang harus kami tangani,” jelas Pujianto, Selasa (25/11/2025).

Tak hanya jumlah sekolah yang besar, kondisi geografis Kukar yang terdiri dari 20 kecamatan dengan wilayah yang luas dan tersebar juga menambah kompleksitas pelayanan. Banyak daerah yang berada jauh dari pusat kota, sehingga membutuhkan alokasi guru, fasilitas, dan anggaran yang lebih besar.

“Geografis Kukar luar biasa menantang. Banyak wilayah jauh dan sulit dijangkau. Ini membuat pemerataan pendidikan membutuhkan strategi khusus,” kata Pujianto.

Ia menegaskan bahwa Disdikbud Kukar terus berupaya memastikan akses pendidikan tetap merata, termasuk melalui penempatan guru berdasarkan kebutuhan zona serta penyediaan insentif berupa tunjangan penghasilan pegawai (TPP) yang lebih tinggi bagi guru di daerah terpencil. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi pendorong agar layanan pendidikan tidak timpang antara kecamatan satu dan lainnya.

Pujianto menambahkan bahwa perhitungan kebutuhan anggaran juga menjadi isu penting. Dengan jumlah guru yang sangat banyak, porsi belanja pegawai di sektor pendidikan mencapai angka tertinggi dibandingkan OPD lainnya. Namun demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan dan pemerataan akses.

“Kami terus menyesuaikan strategi agar pelayanan tetap optimal, meskipun beban wilayah dan jumlah satuan pendidikan sangat besar,” tegas Pujianto.

Ia berharap kolaborasi dengan Dewan Pendidikan serta daerah lain dapat menghasilkan masukan strategis dalam mengurangi kesenjangan layanan pendidikan, terutama di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH