Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 25 Nov 2025 15:00 WITA ·

Disdikbud Kukar Upayakan Pemerataan Guru, Tunjangan Lebih Tinggi untuk Daerah Terpencil


 Seorang guru tampak memberikan penjelasan materi pembelajaran kepada murid. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Disdikbud Kukar berkomitmen meningkatkan pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. (Dok. Istimewa) Perbesar

Seorang guru tampak memberikan penjelasan materi pembelajaran kepada murid. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Disdikbud Kukar berkomitmen meningkatkan pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. (Dok. Istimewa)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Pujianto, menekankan komitmen pemerintah kabupaten dalam pemerataan layanan pendidikan, terutama di wilayah terpencil.

Menurut Pujianto, Kukar memiliki tantangan geografis yang luar biasa karena terdiri dari 20 kecamatan dengan sekolah yang tersebar sangat luas.

Kondisi ini membuat distribusi guru dan fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama. Untuk itu, Disdikbud menetapkan kebijakan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang lebih tinggi bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.

“Semakin jauh guru bertugas dari pusat kabupaten, semakin tinggi TPP yang diberikan. Ini untuk memastikan motivasi guru tetap terjaga dan layanan pendidikan merata,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, skema TPP juga disesuaikan dengan jenjang jabatan guru, mulai dari guru pertama hingga guru utama.

Dengan sistem ini, guru di wilayah terpencil dengan jabatan tinggi dapat membawa pulang penghasilan mendekati Rp20 juta per bulan.

Kebijakan ini dinilai efektif dalam menarik guru berkualitas untuk bertugas di lokasi yang menantang. Pujianto menekankan bahwa pemerataan guru merupakan bagian dari strategi Disdikbud dalam menjaga kualitas pendidikan di seluruh kecamatan.

Selain TPP, pihaknya juga memperhatikan kebutuhan fasilitas dan sarana belajar agar tidak ada sekolah yang tertinggal meski berada di daerah terpencil.

“Tujuan kami jelas, agar setiap siswa, tidak peduli di mana mereka berada, mendapatkan pendidikan yang layak dan guru yang kompeten,” pungkasnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH