Menu

Mode Gelap
Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader 1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

BERITA DAERAH · 25 Nov 2025 15:00 WITA ·

Disdikbud Kukar Upayakan Pemerataan Guru, Tunjangan Lebih Tinggi untuk Daerah Terpencil


 Seorang guru tampak memberikan penjelasan materi pembelajaran kepada murid. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Disdikbud Kukar berkomitmen meningkatkan pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. (Dok. Istimewa) Perbesar

Seorang guru tampak memberikan penjelasan materi pembelajaran kepada murid. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Disdikbud Kukar berkomitmen meningkatkan pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. (Dok. Istimewa)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Pujianto, menekankan komitmen pemerintah kabupaten dalam pemerataan layanan pendidikan, terutama di wilayah terpencil.

Menurut Pujianto, Kukar memiliki tantangan geografis yang luar biasa karena terdiri dari 20 kecamatan dengan sekolah yang tersebar sangat luas.

Kondisi ini membuat distribusi guru dan fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama. Untuk itu, Disdikbud menetapkan kebijakan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang lebih tinggi bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.

“Semakin jauh guru bertugas dari pusat kabupaten, semakin tinggi TPP yang diberikan. Ini untuk memastikan motivasi guru tetap terjaga dan layanan pendidikan merata,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, skema TPP juga disesuaikan dengan jenjang jabatan guru, mulai dari guru pertama hingga guru utama.

Dengan sistem ini, guru di wilayah terpencil dengan jabatan tinggi dapat membawa pulang penghasilan mendekati Rp20 juta per bulan.

Kebijakan ini dinilai efektif dalam menarik guru berkualitas untuk bertugas di lokasi yang menantang. Pujianto menekankan bahwa pemerataan guru merupakan bagian dari strategi Disdikbud dalam menjaga kualitas pendidikan di seluruh kecamatan.

Selain TPP, pihaknya juga memperhatikan kebutuhan fasilitas dan sarana belajar agar tidak ada sekolah yang tertinggal meski berada di daerah terpencil.

“Tujuan kami jelas, agar setiap siswa, tidak peduli di mana mereka berada, mendapatkan pendidikan yang layak dan guru yang kompeten,” pungkasnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Musancab PDIP Kukar Panaskan Mesin Partai, Fokus Konsolidasi dan Regenerasi Kader

25 April 2026 - 18:00 WITA

p12

1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas, Wali Kota Titip Doa dan Harapan dari Tanah Suci

25 April 2026 - 17:00 WITA

an87

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010
Trending di BERITA DAERAH