Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 27 Nov 2025 15:00 WITA ·

Festival Museum Kayu Tuah Himbah 2025 Dinilai Beri Dampak Positif bagi UMKM Lokal


 Beberapa stand UMKM yang disediakan oleh Disdikbud Kutai Kartanegara dalam Festival Museum Kayu Tuah Himba 2025. Perbesar

Beberapa stand UMKM yang disediakan oleh Disdikbud Kutai Kartanegara dalam Festival Museum Kayu Tuah Himba 2025.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Museum Kayu Tuah Himbah 2025 kembali menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara. Tidak hanya menampilkan seni dan budaya, festival ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk terlibat langsung dalam kegiatan. Pemerintah daerah melalui Disdikbud Kukar memastikan bahwa festival tersebut memiliki fungsi ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menyampaikan bahwa kehadiran UMKM bukan sekadar pelengkap acara, tetapi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal. Festival yang berlangsung beberapa hari ini diyakini mampu meningkatkan interaksi antara pelaku UMKM dan pengunjung sehingga membuka peluang penjualan maupun promosi usaha.

“Pemerintah menggerakkan UMK karena mereka adalah salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Kami mengundang UMK untuk hadir mengisi tenan-tenan yang ada,” ujar Puji.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan UMKM di festival ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat. Meskipun kegiatan ini berbasis kebudayaan, ruang ekonomi tetap diberikan agar festival tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga wadah perputaran usaha masyarakat.

Menurut Puji, salah satu tantangan dalam pelibatan UMKM adalah terbatasnya area untuk menampung seluruh pelaku usaha. Namun, pemerintah tetap berupaya memberikan ruang agar sebanyak mungkin UMKM dapat turut serta dan merasakan manfaat dari kegiatan tahunan tersebut.

“Mungkin ruangannya terbatas, tempatnya juga terbatas, tetapi kami tetap berusaha memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk terlibat,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa festival seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat umum maupun wisatawan. Dengan hadirnya UMKM di arena festival, produk-produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan diapresiasi.

Festival Museum Kayu Tuah Himbah juga dinilai menjadi ruang promosi gratis yang sangat membantu pelaku usaha kecil. Interaksi langsung dengan pengunjung memberi kesempatan bagi pelaku UMKM mendapatkan masukan sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

“Tahun ini mungkin hanya beberapa UMKM yang dapat tertampung, mungkin sekitar lima, namun dampaknya tetap signifikan bagi mereka,” kata Puji.

Ke depan, Disdikbud Kukar menargetkan agar penyediaan ruang UMKM dalam festival bisa ditingkatkan. Harapannya, semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat menikmati peluang ekonomi dari rangkaian agenda kebudayaan tersebut.

Dengan terus digelarnya festival berbasis budaya yang diikuti UMKM lokal, pemerintah berharap mampu mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara. Hal ini sejalan dengan komitmen daerah dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui kegiatan seni, budaya, dan pariwisata.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH