KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara terus mendorong pelestarian peninggalan sejarah, termasuk Prasasti Yupa di Muara Kaman, yang dikenal sebagai salah satu bukti tertua keberadaan kerajaan awal di Nusantara. Melalui berbagai upaya, situs sejarah tersebut kini tengah dipersiapkan untuk diusulkan masuk ke dalam daftar Memory of the World (MoW) UNESCO.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menjelaskan bahwa berbagai kegiatan yang dilakukan Unit Pengelola Arkeologi (UPA) diarahkan untuk memperkuat basis data sejarah Yupa secara ilmiah dan terdokumentasi. Upaya ini dilakukan agar prasasti tersebut memiliki peluang besar diakui secara internasional sebagai warisan dokumenter penting dunia.
Puji menyebutkan bahwa selama ini banyak versi cerita mengenai sejarah Yupa berkembang di masyarakat. Meski demikian, pemerintah daerah fokus pada pencatatan sejarah berdasarkan hasil temuan arkeologis yang telah diuji dan dibuktikan secara akademik. Hal ini penting agar narasi sejarah yang diwariskan kepada generasi muda tetap akurat dan memiliki dasar kuat.
“Kegiatan di YUPA itu Insya Allah akan menjadi bagian dari upaya memasukkan Prasasti Yupa ke Memory of the World UNESCO. Banyak versi cerita masyarakat, tapi biarlah sejarah dicatat berdasarkan hasil temuan yang sebenarnya,” jelas Puji, Kamis (27/11/2025).
Ia menambahkan bahwa Prasasti Yupa merupakan penemuan monumental yang menandai awal mula perjalanan sejarah Indonesia. Oleh karena itu, menjadi penting bagi dunia pendidikan untuk menjadikan Yupa sebagai sumber belajar yang dapat memperkaya pengetahuan siswa mengenai identitas bangsanya.
Puji secara terbuka mengakui bahwa pemahamannya mengenai Yupa semakin mendalam setelah dirinya menjabat sebagai Kabid Kebudayaan. Pengalaman tersebut ia harapkan juga dirasakan oleh para pelajar melalui proses pembelajaran sejarah di sekolah.
“Saya berharap adik-adik pelajar mau mempelajari sejarah. Karena dengan sejarah, kita mengenal diri kita dan bangsa kita,” tegasnya.
Dengan dukungan berbagai pihak dan peningkatan dokumentasi ilmiah, pemerintah berharap usulan Prasasti Yupa ke UNESCO dapat berjalan lancar.
Jika berhasil, pengakuan tersebut akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kutai Kartanegara sekaligus memperkuat posisi Yupa sebagai salah satu fondasi sejarah Indonesia di mata dunia.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















