KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Komisi I DPRD Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) menindaklanjuti laporan sengketa lahan yang disampaikan Maria Theresia Paembonan. Sengketa ini terkait pembangunan saluran drainase proyek pengendalian banjir yang melintasi lahan di Jalan Blitar RT 24, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir. Sidak berlangsung pada Rabu (3/12/2025).
Kunjungan lapangan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, bersama Wakil Ketua Komisi I Marlina dan anggota Komisi I Muhamad Yusran.
Usai peninjauan, Samri menjelaskan bahwa persoalan muncul karena perubahan kondisi alam yang menyebabkan terbentuknya aliran air baru di area tersebut.
“Permasalahan ini muncul karena sebelumnya tidak ada sungai di lokasi itu. Namun karena faktor alam, terbentuk aliran sungai kecil. Sungai kecil itu kemudian direncanakan pemerintah menjadi saluran drainase sebagai bagian dari program pengendalian banjir,” jelas Samri.
Menurutnya, pemilik lahan keberatan karena tidak dilibatkan sejak awal proses perencanaan. Kondisi lahan yang kosong serta pemilik yang tidak berdomisili di lokasi membuat mereka tidak mengetahui rencana pembangunan hingga proyek berjalan.
“Pemilik lahan merasa tidak pernah dilibatkan. Pemerintah setempat hanya berkoordinasi dengan warga sekitar. Setelah pelaksana proyek menghubungi pemilik lahan, barulah keberatan itu muncul,” ujarnya.
Samri menegaskan Komisi I akan mencari titik temu agar semua pihak mendapat keadilan. Ia menyebut proyek drainase tersebut merupakan satu-satunya jalur akhir untuk aliran air dalam sistem pengendalian banjir di kawasan itu.
“Dilemanya, di satu sisi pemerintah membutuhkan saluran itu untuk mengatasi banjir. Di sisi lain, pemilik lahan merasa dirugikan. Karena itu Komisi I akan mendalami masalah ini dan segera mengeluarkan rekomendasi resmi,” tegasnya.
Komisi I DPRD Kota Samarinda berencana menggelar hearing lanjutan dengan seluruh pihak terkait untuk menyelesaikan polemik tersebut secara terbuka.
“Nanti akan kami pelajari secara menyeluruh, dan rekomendasi Komisi I akan segera kami keluarkan,” tutup Samri.
Pewarta : Yana Editor : Fathur @2025

















