Menu

Mode Gelap
Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa IKN Cetak Talenta Digital Sejak Dini, Guru Dilatih Robotika untuk Siapkan Generasi Masa Depan Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

BERITA DAERAH · 3 Des 2025 14:30 WITA ·

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Sengketa Lahan di Jalan Blitar, Tinjau Proyek Drainase Pengendalian Banjir


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (bertopi hitam), berdialog dengan warga saat melakukan sidak terkait sengketa lahan dan pembangunan saluran drainase di Jalan Blitar RT 24, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Rabu (3/12/2025). Sidak turut diikuti Wakil Ketua Komisi I Marlina serta anggota Komisi I Muhamad Yusran. (Foto: Yana) Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (bertopi hitam), berdialog dengan warga saat melakukan sidak terkait sengketa lahan dan pembangunan saluran drainase di Jalan Blitar RT 24, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Rabu (3/12/2025). Sidak turut diikuti Wakil Ketua Komisi I Marlina serta anggota Komisi I Muhamad Yusran. (Foto: Yana)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Komisi I DPRD Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) menindaklanjuti laporan sengketa lahan yang disampaikan Maria Theresia Paembonan. Sengketa ini terkait pembangunan saluran drainase proyek pengendalian banjir yang melintasi lahan di Jalan Blitar RT 24, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir. Sidak berlangsung pada Rabu (3/12/2025).

Kunjungan lapangan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, bersama Wakil Ketua Komisi I Marlina dan anggota Komisi I Muhamad Yusran.

Usai peninjauan, Samri menjelaskan bahwa persoalan muncul karena perubahan kondisi alam yang menyebabkan terbentuknya aliran air baru di area tersebut.

“Permasalahan ini muncul karena sebelumnya tidak ada sungai di lokasi itu. Namun karena faktor alam, terbentuk aliran sungai kecil. Sungai kecil itu kemudian direncanakan pemerintah menjadi saluran drainase sebagai bagian dari program pengendalian banjir,” jelas Samri.

Menurutnya, pemilik lahan keberatan karena tidak dilibatkan sejak awal proses perencanaan. Kondisi lahan yang kosong serta pemilik yang tidak berdomisili di lokasi membuat mereka tidak mengetahui rencana pembangunan hingga proyek berjalan.

“Pemilik lahan merasa tidak pernah dilibatkan. Pemerintah setempat hanya berkoordinasi dengan warga sekitar. Setelah pelaksana proyek menghubungi pemilik lahan, barulah keberatan itu muncul,” ujarnya.

Samri menegaskan Komisi I akan mencari titik temu agar semua pihak mendapat keadilan. Ia menyebut proyek drainase tersebut merupakan satu-satunya jalur akhir untuk aliran air dalam sistem pengendalian banjir di kawasan itu.

“Dilemanya, di satu sisi pemerintah membutuhkan saluran itu untuk mengatasi banjir. Di sisi lain, pemilik lahan merasa dirugikan. Karena itu Komisi I akan mendalami masalah ini dan segera mengeluarkan rekomendasi resmi,” tegasnya.

Komisi I DPRD Kota Samarinda berencana menggelar hearing lanjutan dengan seluruh pihak terkait untuk menyelesaikan polemik tersebut secara terbuka.

“Nanti akan kami pelajari secara menyeluruh, dan rekomendasi Komisi I akan segera kami keluarkan,” tutup Samri.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Fathur
@2025
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712

PWI Kukar dan Kejari Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Hukum Yang Akurat dan Berimbang

21 April 2026 - 12:00 WITA

pwi0971

Samri Dukung Kebijakan WFA ASN, Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

21 April 2026 - 10:00 WITA

sam90987 1

Iswandi: Hari Kartini Harus Diwujudkan Dalam Kebijakan Nyata Untuk Perempuan

21 April 2026 - 09:30 WITA

wandi070
Trending di BERITA DAERAH