Menu

Mode Gelap
Berkahrianda Digital Printing, Solusi Cetak Custom Sesuai Keinginan di Samarinda Wawali Balikpapan Minta Publik Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD Pemkot Balikpapan Perkuat Aturan Kebencanaan dan Ketertiban Kota Polisi Dalami Kebakaran 3 Hektare Lahan di Manggar Baru Cuaca Panas dan Kekeringan Meningkat, Pemkot Samarinda Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla

IKN NUSANTARA · 9 Jun 2026 11:00 WITA ·

Resmi Dilantik, 555 PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Siap Jadi Penggerak Pemerintahan Nusantara


 Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, melantik dan mengambil sumpah 555 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan pertama Otorita IKN dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS serta Pengangkatan Jabatan Fungsional di Taman Kusuma Bangsa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Senin (8/6/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah lahirnya aparatur sipil negara pertama yang dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Nusantara. Foto: Dok. Humas Otorita IKN. Perbesar

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, melantik dan mengambil sumpah 555 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan pertama Otorita IKN dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS serta Pengangkatan Jabatan Fungsional di Taman Kusuma Bangsa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Senin (8/6/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah lahirnya aparatur sipil negara pertama yang dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Nusantara. Foto: Dok. Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat sejarah baru dengan melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan pertama. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di Taman Kusuma Bangsa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Senin (8/6/2026).

Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan IKN. Untuk pertama kalinya, Otorita IKN memiliki aparatur sipil negara yang direkrut, dibina, dan dipersiapkan secara khusus untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta percepatan pembangunan di ibu kota baru Indonesia.

Sebanyak 555 CPNS resmi diangkat menjadi PNS. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun, mencerminkan semangat generasi muda yang akan menjadi bagian dari pembangunan Nusantara. Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pelantikan 494 pegawai dalam pengangkatan pertama ke jabatan fungsional, serta enam pegawai yang memperoleh kenaikan jenjang dan perpindahan jabatan fungsional.

Dalam arahannya, Basuki menekankan bahwa para pegawai yang dilantik harus memiliki rasa kepemilikan terhadap institusi yang mereka bangun bersama. Menurutnya, keberadaan ASN di IKN bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi bagian dari transformasi besar bangsa.

“Jangan hanya bekerja sebagai PNS yang bekerja di Otorita, tetapi jadilah orang Otorita. Anda harus bekerja sebagai insan Otorita, bukan hanya pekerja di Otorita,” tegas Basuki di hadapan para pegawai yang baru dilantik.

Ia menjelaskan, tantangan membangun IKN tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur dan gedung pemerintahan. Lebih dari itu, ASN dituntut mampu membangun ekosistem pemerintahan modern, kehidupan sosial masyarakat, serta budaya kerja yang menjadi fondasi ibu kota masa depan.

Karena itu, Basuki meminta seluruh ASN baru menginternalisasi empat karakter utama yang harus dimiliki setiap insan Otorita IKN. Karakter pertama adalah kuat karena kompeten. Menurutnya, kemampuan teknis dan profesionalisme menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang kompleks.

“Membangun IKN tidak gampang. Tantangannya tidak hanya membangun gedung-gedung, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat yang akan terus berkembang. Karena itu kita harus kuat karena kompeten,” ujarnya.

Karakter kedua adalah berani karena berintegritas. Basuki mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dijaga sepanjang masa pengabdian.

“Keberanian seorang ASN bukan diukur dari kekuatan fisiknya, melainkan dari kemampuannya mempertahankan integritas dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan yang benar,” katanya.

Karakter ketiga adalah loyalitas profesional. Basuki menegaskan bahwa loyalitas ASN harus diberikan kepada profesi, tugas, dan amanah yang diemban, bukan kepada individu atau kepentingan tertentu.

“Loyal pada profesinya, bukan loyal pada individu pimpinan. Anda harus mempunyai professional loyalty,” ujar Basuki.

Sementara karakter keempat adalah inovatif dan adaptif terhadap perubahan. Menurutnya, pembangunan IKN membutuhkan aparatur yang mampu berpikir kreatif, menghasilkan terobosan, dan berani mencari solusi baru dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang.

“Tanpa inovasi, hidup kita akan sunyi,” katanya.

Selain menanamkan empat karakter tersebut, Basuki juga mengajak para ASN menjadikan profesi sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Setiap pekerjaan yang dilakukan, lanjutnya, harus dilandasi niat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari ibadah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu turut disaksikan oleh para rohaniwan lintas agama. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa sumpah yang diucapkan para ASN tidak hanya disaksikan oleh para hadirin, tetapi juga merupakan pertanggungjawaban moral di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Menutup arahannya, Basuki menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang telah resmi menyandang status PNS maupun yang mendapat amanah baru dalam jabatan fungsional. Ia berharap semangat pengabdian dan profesionalisme terus dijaga untuk mendukung terwujudnya IKN sebagai ibu kota politik yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

“Selamat kepada para PNS yang telah dinyatakan lulus menjadi PNS dan kepada para pejabat fungsional yang mendapat amanah baru. Tetap jaga semangat untuk menghadapi tugas-tugas ke depan dalam membangun Ibu Kota Nusantara,” tuturnya.

Sebelum pelantikan, seluruh peserta telah mengikuti rangkaian pembinaan dan penguatan karakter yang didukung oleh Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Program tersebut dirancang untuk membentuk kedisiplinan, memperkuat kekompakan, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian sebagai aparatur negara yang akan bertugas di pusat pemerintahan baru Indonesia.

Usai pelantikan, para PNS angkatan pertama Otorita IKN melanjutkan kegiatan dengan menanam pohon di kawasan Taman Kusuma Bangsa. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen mereka dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung visi IKN sebagai kota hutan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

Dengan pelantikan ini, Otorita IKN tidak hanya menambah kekuatan sumber daya manusia, tetapi juga menandai lahirnya generasi pertama ASN yang akan menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di Ibu Kota Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kualitas Udara KIPP IKN Tetap Baik, Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla

15 September 2026 - 11:30 WITA

k5

Patroli Udara Otorita IKN Temukan Asap Kembali Muncul di Sejumlah Titik Karhutla

11 September 2026 - 11:00 WITA

i57

Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi

10 September 2026 - 18:00 WITA

i53

Karhutla di Sejumlah Titik IKN Padam, OIKN Perkuat Patroli Cegah Api Kembali Muncul

9 September 2026 - 19:00 WITA

i47

OIKN Laporkan Perusahaan Sawit Ke Aparat Hukum Terkait Karhutla Di IKN

8 September 2026 - 17:30 WITA

i33

Karhutla Di Deliniasi IKN Berjarak 30–40 Kilometer Dari Kawasan Inti

8 September 2026 - 16:30 WITA

i32
Trending di IKN NUSANTARA