Menu

Mode Gelap
Tebing Gunung Lonceng Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Sejarah, Camat Samarinda Seberang: Jangan Hanya Indah, Harus Punya Cerita DPRD Samarinda Dorong Kelompok Rentan Jadi Pelaku Pembangunan, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Terpadu, Pengawasan Toko Swalayan Akan Diperketat Dasawisma Mentari Jadi Inspirasi Ketahanan Pangan, PKK Kaltim Apresiasi Inovasi Warga Balikpapan Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas hingga Program Antinarkoba Balikpapan Tuai Apresiasi

BERITA DAERAH · 24 Des 2025 22:00 WITA ·

Saefudin Zuhri: Dinamika Pembahasan Raperda Merupakan Hal Wajar dalam Proses Politik DPRD


 Wakil Wali Kota Samarinda, Saefudin Zuhri, memberikan keterangan pers kepada media terkait dinamika pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilainya sebagai hal wajar dan tidak terpisahkan dari proses politik di lembaga legislatif. (Pic. Yana Ashari) Perbesar

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefudin Zuhri, memberikan keterangan pers kepada media terkait dinamika pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilainya sebagai hal wajar dan tidak terpisahkan dari proses politik di lembaga legislatif. (Pic. Yana Ashari)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefudin Zuhri, menegaskan bahwa dinamika yang terjadi dalam proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhirnya disepakati menjadi Peraturan Daerah (Perda) merupakan hal yang wajar dan tidak terpisahkan dari proses politik di lembaga legislatif.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2025. Rapat tersebut mengagendakan Persetujuan Bersama antara Wali Kota Samarinda dan DPRD Kota Samarinda terhadap sejumlah Raperda yang ditetapkan menjadi Perda Kota Samarinda Tahun 2025, dan digelar pada Rabu (24/12/2025).

Saefudin menjelaskan bahwa dalam setiap proses pembahasan Raperda, perbedaan pandangan antar fraksi di DPRD merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, dinamika tersebut justru mencerminkan fungsi demokrasi yang berjalan, di mana setiap fraksi memiliki hak untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan masukan.

“Namanya di DPRD tentu ada yang menerima dan ada yang tidak menerima. Itu hal yang biasa. Tapi alhamdulillah, dengan adanya komunikasi yang baik dan terbuka antar fraksi di DPRD Kota Samarinda, semuanya bisa bertemu, berdiskusi, dan berkomunikasi dengan baik,” ujar Saefudin.

Politisi Partai NasDem tersebut juga menyinggung adanya salah satu Raperda yang sempat mengalami tarik ulur dalam pembahasannya, khususnya yang berkaitan dengan perusahaan daerah atau variannya. Meski demikian, ia menilai hal tersebut sebagai bagian dari mekanisme legislasi yang sehat.

“Tarik ulur dalam pembahasan itu hal yang wajar, bukan sesuatu yang istimewa. Ini bagian dari proses politik. Yang terpenting, semua pihak tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Alhamdulillah, semuanya berjalan aman dan akhirnya bisa disepakati bersama,” jelasnya.

Dengan disahkannya sejumlah Raperda menjadi Perda, Saefudin berharap Pemerintah Kota Samarinda dapat segera menindaklanjuti dan mengimplementasikan regulasi tersebut secara optimal. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan Perda dalam mendukung peningkatan pelayanan publik serta penataan wilayah di Kota Samarinda.

“Ke depan, pemerintah kota tentu akan menjalankan Perda ini sebaik mungkin, terutama yang berkaitan dengan pembenahan dan pemekaran kelurahan yang sudah ditetapkan. Harapan kita, Kota Samarinda bisa semakin maju, tertata dengan baik, dan masyarakat merasa semakin nyaman,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tebing Gunung Lonceng Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Sejarah, Camat Samarinda Seberang: Jangan Hanya Indah, Harus Punya Cerita

15 Juni 2026 - 13:00 WITA

kam23

DPRD Samarinda Dorong Kelompok Rentan Jadi Pelaku Pembangunan, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan

15 Juni 2026 - 12:00 WITA

kam22

Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Terpadu, Pengawasan Toko Swalayan Akan Diperketat

15 Juni 2026 - 11:00 WITA

kam19

Dasawisma Mentari Jadi Inspirasi Ketahanan Pangan, PKK Kaltim Apresiasi Inovasi Warga Balikpapan

14 Juni 2026 - 18:00 WITA

kam18

Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas hingga Program Antinarkoba Balikpapan Tuai Apresiasi

14 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam17

Pelatihan Jurnalistik di SMA Muhammadiyah Tenggarong

14 Juni 2026 - 16:00 WITA

kam15
Trending di BERITA DAERAH