KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran yang dapat terjadi kapan saja, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya pencegahan untuk menekan risiko kebakaran rumah tangga yang kerap dipicu oleh kelalaian serta kondisi instalasi yang tidak layak.
Samri meminta masyarakat lebih disiplin dalam menggunakan peralatan memasak, khususnya kompor. Warga diingatkan agar selalu memeriksa dan memastikan kompor benar-benar dalam kondisi mati setelah selesai digunakan. Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan, terlebih jika diselingi dengan kegiatan lain yang berpotensi membuat lupa dan memicu terjadinya kebakaran.
Selain faktor dapur, Samri juga menekankan pentingnya melakukan peremajaan instalasi listrik yang sudah tua atau tidak sesuai standar keselamatan. Menurutnya, instalasi listrik yang tidak layak masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di lingkungan permukiman.
“Warga juga dianjurkan untuk menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah masing-masing sebagai langkah pertolongan pertama apabila terjadi kebakaran skala kecil,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Tak hanya memberikan imbauan kepada masyarakat, DPRD Kota Samarinda juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah. Salah satunya adalah penyediaan hidran kering maupun hidran basah di wilayah-wilayah rawan kebakaran, khususnya di kawasan dengan akses jalan sempit yang sulit dijangkau oleh armada pemadam kebakaran.
Selain itu, pemerintah daerah diminta untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai penanganan api pada tahap awal kebakaran. Pelatihan tersebut dinilai penting agar warga memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengendalikan api sebelum meluas. Sosialisasi secara rutin terkait potensi dan bahaya kebakaran juga perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan.
“Dengan sinergi antara kewaspadaan masyarakat dan dukungan pemerintah melalui penyediaan sarana, pelatihan, serta sosialisasi yang berkelanjutan, diharapkan risiko kebakaran di Kota Samarinda dapat diminimalkan dan keselamatan warga semakin terjamin,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady ©2026

















