KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota DPRD Kota Samarinda, Markaca, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 bersama warga Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, pada Minggu (8/2/2026) malam. Kegiatan berlangsung di Perum PKL, Gang Al-Falah 1 Nomor 506 RT 14 Blok D, dan dihadiri para Ketua RT serta warga setempat.
Reses diawali dengan pembacaan doa oleh Ustad Rofiq, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Markaca. Dalam kesempatan tersebut, Markaca menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir. Melalui reses ini, berbagai usulan masyarakat, khususnya terkait perbaikan lingkungan seperti jalan dan drainase, dapat disampaikan dan akan kami perjuangkan,” ujar Markaca.
Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda itu menjelaskan bahwa reses merupakan amanat undang-undang yang mewajibkan setiap anggota DPRD turun langsung ke masyarakat guna menyerap dan menindaklanjuti aspirasi warga. Seluruh masukan yang disampaikan, kata dia, akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.
“Usulan-usulan ini akan kami dorong dalam APBD Tahun 2027, dan tidak menutup kemungkinan dapat direalisasikan melalui perubahan anggaran jika memang memungkinkan,” jelasnya.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga mengusulkan sejumlah kebutuhan yang bersifat mendesak, terutama terkait perbaikan dan pembangunan drainase di Gang Al-Falah. Warga mengusulkan pembangunan parit sepanjang kurang lebih 200 meter, dengan lebar sekitar 50 sentimeter dan tinggi 70 sentimeter, serta penutupan parit di beberapa titik demi keamanan dan kerapian lingkungan.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi gorong-gorong di perempatan Perum PKL yang dinilai kerap menghambat arus kendaraan dan aliran air saat hujan, sehingga berpotensi menimbulkan genangan.
Pada kesempatan tersebut, Markaca juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah dan sedang diperjuangkannya di wilayah Sungai Kapih dan sekitarnya, mulai dari dukungan peningkatan fasilitas pendidikan hingga penanganan persoalan lingkungan untuk mengurangi genangan air. Ia menyebutkan, sebagian besar aspirasi warga yang diajukan sebelumnya telah berhasil direalisasikan.
Isu lain yang turut menjadi perhatian serius adalah penataan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Raudhatul Jannah Sei Lais. Markaca menyampaikan komitmennya untuk mendorong penataan kawasan pemakaman agar lebih layak, tertata, dan tidak terkesan menyeramkan, mengingat luas lahan yang cukup memadai serta fungsinya sebagai fasilitas sosial masyarakat.
“Kami berharap ada dukungan dan tindak lanjut dari Pemerintah Kota Samarinda agar penataan pemakaman ini bisa segera direalisasikan,” ujarnya.
Usai kegiatan, Ketua RT 14 Sungai Kapih, Jarot Apriyanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan reses tersebut. Ia berharap aspirasi warga dapat benar-benar ditindaklanjuti.
“Kondisi lingkungan RT 14 sebenarnya sudah sekitar 90 persen baik. Tinggal beberapa parit yang belum tertutup, itu yang menjadi prioritas kami. Kami juga berharap penataan pemakaman bisa segera terlaksana,” kata Jarot kepada Kumalanews.id.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Markaca, memberikan keterangan kepada media usai kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan. Foto: Yana Ashari.
Sementara itu, Markaca menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan warga dalam reses tersebut bersifat vital dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Perempatan Perum PKL dan kondisi gorong-gorong memang perlu penanganan serius. Begitu juga penataan pemakaman di Sungai Kapih. Ini kebutuhan masyarakat dan kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Samarinda agar TPU Raudhatul Jannah Sei Lais dapat menjadi kawasan yang layak dan nyaman,” pungkas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana warga kembali menyampaikan tambahan usulan terkait penutupan parit, penertiban aktivitas di atas drainase, serta perbaikan gorong-gorong guna mencegah banjir dan memperlancar aliran air.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady ©2026

















