Menu ✖

Mode Gelap
Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

BERITA DAERAH · 13 Feb 2026 17:00 WITA ·

Serap Aspirasi Warga Selili, Suparno Prioritaskan Perluasan Lahan Pemakaman


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno dari Fraksi PAN, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Daerah Pemilihan Samarinda Ilir dan Samarinda Kota. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno dari Fraksi PAN, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Daerah Pemilihan Samarinda Ilir dan Samarinda Kota. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di daerah pemilihan Samarinda Ilir dan Samarinda Kota. Kegiatan penyerapan aspirasi tersebut digelar di halaman Pendopo Pemakaman Muslimin Selili, Jalan Lumba-Lumba RT 15, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Jumat (13/2/2026).

Reses kali ini memiliki fokus yang berbeda dibandingkan kegiatan sebelumnya. Jika umumnya warga menyampaikan persoalan infrastruktur seperti jalan lingkungan, drainase, dan penerangan, dalam pertemuan tersebut Suparno secara khusus mengangkat persoalan keterbatasan lahan pemakaman yang kini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Selili.

Dalam sambutannya, Suparno menegaskan bahwa reses merupakan momen penting bagi wakil rakyat untuk kembali ke tengah masyarakat, mendengar langsung persoalan riil yang dihadapi warga, sekaligus mencari solusi yang dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif.

“Reses adalah kesempatan bagi kami untuk kembali ke masyarakat yang telah memilih kami. Biasanya yang disampaikan soal pengecoran jalan atau lampu penerangan, tetapi hari ini kita fokus pada persoalan makam, karena ini juga kebutuhan dasar warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan aspirasi yang telah diterima sebelumnya, kondisi Pemakaman Muslimin Selili saat ini sudah sangat padat bahkan terjadi penumpukan makam. Selain itu, fasilitas pendukung di sekitar area pemakaman dinilai belum memadai, terutama sistem drainase yang buruk sehingga sering menimbulkan genangan air saat musim hujan.

“Ketika hujan deras, air sering meluap. Drainase di kanan kiri kurang berfungsi, permukaan tanah tidak rata, dan secara umum kondisinya sudah memprihatinkan. Ini menjadi perhatian serius,” jelasnya.

Suparno menambahkan, selain pembenahan infrastruktur pendukung seperti jalan akses dan penerangan, aspirasi paling mendesak yang disampaikan warga adalah kebutuhan pelebaran lahan pemakaman. Saat ini hampir tidak tersedia lagi ruang untuk pemakaman baru di wilayah tersebut.

Perwakilan warga, termasuk pengurus RT dan Rukun Kematian, berharap pemerintah daerah dapat membantu memfasilitasi perluasan lahan. Mereka mengaku persoalan tersebut telah lama menjadi perhatian masyarakat, namun hingga kini belum menemukan solusi konkret.

“Kami sangat berharap usulan ini bisa dikabulkan. Sudah lama kami memikirkan masalah ini, tetapi masih terkendala. Mudah-mudahan melalui Bapak Suparno, persoalan ini dapat segera difasilitasi,” ujar salah satu perwakilan warga.

Seorang tokoh masyarakat yang hadir juga mengapresiasi pelaksanaan reses di lokasi pemakaman, karena dinilai langsung menyentuh persoalan nyata yang dihadapi warga sehari-hari. Ia berharap aspirasi tersebut dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.

Usai kegiatan, Suparno menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Ia memastikan pelebaran lahan pemakaman akan menjadi salah satu prioritas perjuangannya.

“Warga Selili hampir tidak memiliki lagi lahan pemakaman. Jika pun ada, lokasinya berada di luar kelurahan seperti di Sambutan atau Sungai Kapi, yang tentu menyulitkan keluarga saat proses pemakaman,” ungkapnya.

Ia juga menyebut adanya opsi hibah lahan dari warga, namun lokasinya cukup jauh sehingga masih memerlukan kajian lebih lanjut, termasuk terkait akses dan kesiapan infrastruktur pendukung.

Melalui kegiatan reses ini, Suparno berharap aspirasi masyarakat Selili dapat segera ditindaklanjuti pemerintah daerah, sehingga kebutuhan dasar warga, khususnya ketersediaan lahan pemakaman yang layak dan memadai, dapat terpenuhi dalam waktu dekat.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duta Genre Kukar Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Edukasi Remaja dan Pencegahan Stunting

18 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o11

Warga Manggar Baru Gotong Royong Bersihkan Pesisir Sungai Manggar, Ratusan Kantong Sampah Diangkut

18 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o10

Distanak Kukar Siapkan Distribusi 19 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

18 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o9

Bupati Kukar Tinjau Kebakaran Loa Ipuh, 11 Rumah Terdampak dan 15 KK Jadi Perhatian

18 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o8

TP PKK Balikpapan Dorong Kelurahan Siaga TBC, Kader Dasawisma Dilibatkan

18 Oktober 2026 - 12:00 WITA

o7

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6
Trending di BERITA DAERAH