KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Komisi II DPRD Kota Samarinda menggelar rapat audiensi dan sosialisasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Kota Samarinda, Rabu (15/4/2026).
Rapat dihadiri Wakil Ketua DPRD Rusdi, Ketua Komisi II Iswandi, sejumlah anggota dewan lintas komisi, serta Kepala BPS Kota Samarinda Supriyanto beserta jajaran.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah awal penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung hingga Agustus mendatang. “Ini merupakan sosialisasi awal dari BPS terkait pelaksanaan sensus ekonomi. Tentu kami dari DPRD mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan, sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali memiliki peran strategis dalam menyediakan data terkini mengenai kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di Kota Samarinda.
“Dari sensus ini kita bisa mendapatkan gambaran data ekonomi terbaru dalam 10 tahun terakhir, sehingga menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan,” tambahnya.
Dalam pemaparan BPS, lanjut Iswandi, dijelaskan berbagai aspek mulai dari jenis data yang dihimpun, manfaat bagi daerah, hingga teknis pelaksanaan di lapangan. Namun, ia menilai tantangan utama terletak pada tingkat kepercayaan masyarakat dalam memberikan data.
“Karena ini menyangkut kondisi ekonomi, masyarakat biasanya masih merasa was-was. Maka sosialisasi harus dimaksimalkan agar mereka mau terbuka,” tegasnya.
Iswandi juga menuturkan pengalamannya saat pernah menjadi petugas sensus ekonomi pada 1996, yang menurutnya cukup menantang, terutama dalam menggali informasi dari pelaku usaha.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang mencakup seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali. “Sensus ini dilakukan secara door to door, bukan sampling. Semua akan didata, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan, DPRD Kota Samarinda siap membantu BPS dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, termasuk koordinasi dengan perusahaan maupun pemerintah di tingkat kelurahan. “Kalau ada kesulitan di lapangan, kami siap membantu, baik dalam koordinasi dengan perusahaan besar maupun dukungan di tingkat wilayah,” pungkasnya.
Melalui sinergi ini, DPRD berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi di Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















