Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 5 Jun 2026 11:00 WITA ·

Kemendikdasmen Revitalisasi 123 Sekolah di Kaltim, Balikpapan Dapat 10 Paket Bantuan dan Dukungan Digitalisasi Pendidikan


 Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan revitalisasi untuk 123 satuan pendidikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di wilayah Kalimantan Timur bagian selatan dan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang berlangsung di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026). Rahmad mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan dan menilai program revitalisasi sekolah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan revitalisasi untuk 123 satuan pendidikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di wilayah Kalimantan Timur bagian selatan dan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang berlangsung di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026). Rahmad mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan dan menilai program revitalisasi sekolah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 123 satuan pendidikan di wilayah Kalimantan Timur bagian selatan dan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam kegiatan Pagi Ceria Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan program revitalisasi satuan pendidikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Dari total bantuan yang diberikan, Kota Balikpapan memperoleh 10 paket revitalisasi sekolah yang akan digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan sarana prasarana pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung meriah itu diikuti sekitar 4.000 siswa dan guru dari Balikpapan, Samarinda, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), hingga Kecamatan Sepaku. Acara diawali dengan senam bersama yang melibatkan ribuan peserta dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pendidikan kepada sejumlah satuan pendidikan penerima manfaat.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerah. Menurutnya, bantuan revitalisasi sekolah menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas bagi para peserta didik.

“Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, kami menyambut baik dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah ini,” ujar Rahmad.

Di hadapan Mendikdasmen dan para tamu undangan, Rahmad memaparkan berbagai program pendidikan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan. Salah satu program unggulan adalah penerapan wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan pra-sekolah sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Menurutnya, kebijakan tersebut telah diperkuat melalui regulasi daerah agar seluruh anak di Balikpapan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan sejak usia dini hingga tingkat menengah.

Selain bantuan revitalisasi, Balikpapan juga menjadi salah satu daerah penerima program digitalisasi pendidikan dari Kemendikdasmen. Pada 2025 lalu, pemerintah pusat menyalurkan 423 unit interactive flat panel, 423 laptop, dan 423 hard disk eksternal untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah.

Rahmad menegaskan, Pemkot Balikpapan terus mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk sektor pendidikan, termasuk program seragam sekolah gratis bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP.

“Harapan kami, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Ia menambahkan, dalam kurun waktu 2022 hingga 2026, Pemkot Balikpapan telah membangun enam SMP baru, satu SD baru, dan satu PAUD baru. Selain itu, sebanyak 497 paket rehabilitasi sekolah juga telah dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan layanan pendidikan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk.

Rahmad juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap program wajib belajar pra-sekolah yang diperkuat melalui bantuan sebesar Rp100 juta. Menurutnya, dukungan tersebut akan semakin memperluas akses pendidikan anak usia dini di Kota Balikpapan.

Pada kesempatan itu, ia turut menyoroti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sekolah swasta dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, Gubernur Rudy Mas’ud, jajaran Kemendikdasmen, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Balikpapan.

Usai menghadiri kegiatan di BSCC Dome, Mendikdasmen Abdul Mu’ti melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 14 Balikpapan. Selanjutnya, ia dijadwalkan melakukan penanaman mangrove di SMA Negeri 8 Balikpapan sebagai bagian dari upaya menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus mendukung pelestarian ekosistem pesisir.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH