Menu ✖

Mode Gelap
Camat Samarinda Seberang Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda DPRD Samarinda Gelar Rapat Paripurna, Lima Raperda Disetujui Bersama Andi Harun Apresiasi DPRD Samarinda, Lima Raperda Disepakati untuk Perkuat Pembangunan Daerah Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

BERITA DAERAH · 24 Jul 2026 19:00 WITA ·

Pemkot Balikpapan Perluas Program Bedah Rumah, Kuota RTLH Naik Jadi 250 Unit


 Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Rafiuddin, mengatakan peningkatan kuota tersebut merupakan arahan Wali Kota Balikpapan agar lebih banyak masyarakat memperoleh hunian yang layak. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Rafiuddin, mengatakan peningkatan kuota tersebut merupakan arahan Wali Kota Balikpapan agar lebih banyak masyarakat memperoleh hunian yang layak. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperluas sasaran program peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Mulai 2027, bantuan bedah rumah tidak lagi difokuskan pada kawasan kumuh, tetapi dapat diusulkan untuk seluruh rumah yang memenuhi kriteria RTLH di berbagai wilayah kota.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya mempercepat penanganan sekitar 5.000 RTLH yang masih tersebar di Balikpapan. Sejalan dengan itu, Pemkot juga menambah kuota penerima bantuan dari 100 unit pada 2026 menjadi 250 unit pada APBD 2027.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Rafiuddin, mengatakan peningkatan kuota tersebut merupakan arahan Wali Kota Balikpapan agar lebih banyak masyarakat memperoleh hunian yang layak.

“Kuota bantuan akan meningkat menjadi 250 unit dengan anggaran sekitar Rp7,5 miliar pada APBD 2027,” kata Rafiuddin, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, perluasan sasaran dilakukan agar warga di luar kawasan kumuh yang memiliki rumah tidak layak huni juga dapat mengakses program tersebut.

“Selama memenuhi kriteria RTLH, rumah itu bisa diusulkan sebagai penerima bantuan,” ujarnya.

Rafiuddin menjelaskan, program bedah rumah tahun ini telah memasuki tahap pelaksanaan. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp30 juta, terdiri atas Rp20 juta untuk material bangunan dan Rp10 juta untuk biaya tenaga kerja.

Disperkim juga mengajak ketua RT dan lurah aktif mendata serta mengusulkan warga yang memenuhi syarat agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Meski demikian, Rafiuddin mengakui penanganan ribuan RTLH tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat karena keterbatasan anggaran daerah. Karena itu, Pemkot Balikpapan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami optimistis melalui sinergi semua pihak, jumlah rumah layak huni di Balikpapan akan terus bertambah setiap tahun,” pungkasnya.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Seberang Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda

29 Oktober 2026 - 09:00 WITA

p42 1

DPRD Samarinda Gelar Rapat Paripurna, Lima Raperda Disetujui Bersama

29 Oktober 2026 - 08:00 WITA

p44

Andi Harun Apresiasi DPRD Samarinda, Lima Raperda Disepakati untuk Perkuat Pembangunan Daerah

29 Oktober 2026 - 07:00 WITA

p43

Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas

28 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p41

Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

28 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p40

Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman

28 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p39
Trending di BERITA DAERAH