Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

SENI BUDAYA · 25 Jul 2026 17:00 WITA ·

Petala Borneo Guncang IDEF 2026, Ajak Penonton Dunia Datang ke Erau Kukar


 Grup musik asal Kutai Kartanegara, Petala Borneo, membawakan lagu Perbesar

Grup musik asal Kutai Kartanegara, Petala Borneo, membawakan lagu "Menjaga Adat" saat tampil pada International Djogja Earthsounds Fest (IDEF) 2026 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Bantul, Kamis malam (23/7/2026), sebagai upaya memperkenalkan budaya Erau kepada publik nasional dan internasional.

KUMALANEWS.ID, YOGYAKARTA – Grup musik asal Kutai Kartanegara, Petala Borneo, sukses memukau penonton pada ajang International Djogja Earthsounds Fest (IDEF) 2026 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Kamis (23/7/2026). Meski sempat diliputi kekhawatiran akibat cuaca yang kurang bersahabat, penampilan mereka justru berhasil menghidupkan suasana dan menjadi ajang promosi budaya Kutai melalui lagu “Menjaga Adat”.

Petala Borneo tampil membawakan sejumlah karya yang memadukan musik modern dengan bunyi-bunyian khas Kalimantan Timur. Sejak lagu pertama dimainkan, penonton yang sebelumnya berteduh dari hujan mulai memadati area pertunjukan dan ikut bergoyang mengikuti irama musik.

Personel Petala Borneo, Achmad Fauzi, mengaku sempat pesimistis sebelum naik panggung karena kondisi cuaca.

“Kami sempat down karena cuaca, tetapi respons penonton di luar dugaan,” ujarnya.

Menurut Fauzi, antusiasme penonton menjadi bukti bahwa musik tradisi dari Kalimantan Timur mampu diterima oleh masyarakat dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Penampilan ditutup dengan lagu “Menjaga Adat”, yang didedikasikan untuk tradisi Erau di Kutai Kartanegara. Melalui lagu tersebut, Petala Borneo sekaligus mengajak para penonton untuk menghadiri pesta adat Erau yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

“Kami ingin mengajak semua yang hadir datang ke Erau di Kutai Kartanegara,” kata Fauzi.

Bagi vokalis Nova Abelia, tampil di panggung IDEF menjadi pencapaian yang selama ini hanya sebatas impian. Ia berharap penampilan tersebut menjadi awal perjalanan Petala Borneo menuju panggung yang lebih luas.

“Semoga ini menjadi pintu menuju panggung dunia,” ucap Nova.

IDEF 2026 merupakan festival musik internasional lintas tradisi yang digelar pada 23–25 Juli 2026 di ISI Yogyakarta dengan mengusung tema Sacred Sounds, Shared Earth. Festival ini mempertemukan musisi, komunitas seni, dan institusi budaya dari berbagai daerah maupun negara.

Melalui penampilan tersebut, Petala Borneo tidak hanya memperkenalkan kekayaan musik tradisional Kutai, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda Kalimantan Timur mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional sekaligus membawa nama Kutai Kartanegara ke panggung dunia. (*)

 

@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BeSeprah Erau Adat Kutai 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Pererat Kebersamaan

24 September 2026 - 13:00 WITA

k95

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya dan Kebersamaan

20 September 2026 - 12:00 WITA

k48

Tiang Ayu Ditegakkan, Tandai Dimulainya Erau Adat Kutai 2026

20 September 2026 - 11:00 WITA

k47

Merangin, Ritual Sakral Kesultanan Kutai Menandai Awal Perjalanan Menuju Erau

19 September 2026 - 09:00 WITA

k45

Menjamu Benua Digelar, Kesultanan Kutai Sambut Erau 2026

17 September 2026 - 20:00 WITA

k33

Beluluh Sultan Buka Jalan Menuju Semarak Erau Adat Kutai 2026

17 September 2026 - 14:00 WITA

k26
Trending di BERITA DAERAH