Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 6 Jun 2026 16:00 WITA ·

Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan


 Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menjadi narasumber dalam dialog interaktif bertajuk “Penguatan UMKM Hijau sebagai Pilar Investasi Masa Depan” yang digelar di Aula Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Sabtu (6/6/2026). Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menjadi narasumber dalam dialog interaktif bertajuk “Penguatan UMKM Hijau sebagai Pilar Investasi Masa Depan” yang digelar di Aula Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Sabtu (6/6/2026). Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai sarana meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing usaha di era digital.

Hal tersebut disampaikannya dalam dialog interaktif bertajuk “Penguatan UMKM Hijau sebagai Pilar Investasi Masa Depan” yang digelar di Aula Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelaku UMKM yang membahas tantangan sekaligus peluang transformasi digital dalam pengembangan usaha.

Dalam paparannya, Tiar menegaskan bahwa AI bukan lagi teknologi yang sulit dijangkau atau hanya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan besar. Menurutnya, hampir setiap orang telah menggunakan teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui telepon pintar dan berbagai aplikasi digital.

“AI itu sebetulnya bukan sesuatu yang ilmu di langit sana yang jauh. AI sudah ada di kehidupan kita masing-masing. Saya yakin hampir semua orang menggunakan handphone, dan di dalamnya sudah ada teknologi AI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tugas Staf Khusus Presiden salah satunya adalah menyerap aspirasi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah untuk kemudian disampaikan langsung kepada Presiden sebagai bahan penyusunan kebijakan.

Sejak 2024, pihaknya telah mengunjungi sekitar 25 kota dan kabupaten di Indonesia untuk berdialog dengan pelaku UMKM mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari akses pembiayaan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi.

“Bentuk tugas kami adalah membuat laporan yang langsung ditujukan kepada Bapak Presiden. Fokusnya banyak memuat persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Menurut Tiar, tantangan yang dihadapi UMKM tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha dan perusahaan teknologi. Karena itu, pihaknya menggandeng berbagai mitra untuk memperluas literasi digital sekaligus memberikan pelatihan penggunaan AI kepada pelaku UMKM.

Ia mengungkapkan bahwa ratusan pelaku usaha telah mengikuti pelatihan dasar AI agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengembangkan bisnis mereka.

“Kami kumpulkan UMKM, kemudian diberikan pendidikan dasar AI agar mereka bisa memanfaatkan teknologi ini untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.

Tiar mencontohkan, hasil pelatihan tersebut telah melahirkan berbagai inovasi. Salah satunya adalah seorang pelaku usaha makanan di Sumatera yang menggunakan AI untuk mencari inspirasi menu baru sehingga mampu memperluas variasi produknya.

“Ada seorang ibu yang menyampaikan kepada kami bahwa setelah mengikuti pelatihan, dia menggunakan AI untuk mencari ide menu baru yang kemudian dijual di usahanya,” kata Tiar.

Selain membantu menciptakan inovasi produk, AI juga dinilai mampu mendukung proses pemasaran, pembuatan konten promosi, riset pasar, hingga penyusunan strategi bisnis dengan lebih cepat dan efisien. Menurutnya, hal tersebut menjadi peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.

Tiar juga menilai bahwa transformasi digital memiliki hubungan erat dengan upaya membangun ekonomi hijau. Pemanfaatan teknologi dapat mengurangi penggunaan media promosi berbahan kertas seperti brosur, pamflet, maupun spanduk sehingga berkontribusi terhadap pengurangan limbah.

“Kalau kita berbicara ekonomi hijau atau transformasi hijau, sebetulnya sangat erat kaitannya dengan transformasi digital. Dengan teknologi, kebutuhan penggunaan kertas dan bahan promosi fisik bisa berkurang,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan layanan digital di berbagai sektor, seperti penggunaan dokumen elektronik dan pengiriman bukti transaksi secara daring, menjadi contoh nyata bahwa digitalisasi mampu menciptakan efisiensi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Di akhir paparannya, Tiar berharap semakin banyak pelaku UMKM yang terbuka terhadap pemanfaatan AI sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Menurutnya, teknologi seharusnya menjadi alat yang memudahkan masyarakat untuk berinovasi dan meningkatkan kesejahteraan.

“Teknologi harus menjadi alat yang memudahkan masyarakat. Kalau dimanfaatkan dengan baik, AI bisa menjadi pendorong kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan UMKM di Indonesia,” pungkasnya.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH