Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 18 Jun 2026 11:30 WITA ·

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar, Data Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan


 Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, menyampaikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Samarinda telah dimulai sesuai jadwal dan hingga kini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, menyampaikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Samarinda telah dimulai sesuai jadwal dan hingga kini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mulai melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Pendataan ini menjadi salah satu agenda strategis nasional untuk memperoleh gambaran terbaru mengenai perkembangan dunia usaha di Indonesia, sekaligus menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di berbagai tingkatan pemerintahan.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, BPS Kota Samarinda juga telah menyosialisasikan kegiatan tersebut kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam pertemuan yang digelar di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda bersama Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Saat ditemui di Kantor BPS Kota Samarinda, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 33, Rabu (17/6/2026), Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan pelaksanaan sensus telah dimulai sesuai jadwal dan hingga kini berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, pelaksanaan sejauh ini berjalan lancar,” ujarnya.

Supriyanto menjelaskan, pada tahap awal pendataan, BPS menyasar sejumlah pejabat daerah sebagai responden pertama sebelum petugas bergerak melakukan pendataan secara menyeluruh kepada pelaku usaha di Kota Samarinda.

Ia menyebutkan, pendataan telah dilakukan terhadap Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta Komandan Kodim. Selanjutnya, BPS juga menjadwalkan pendataan kepada Ketua DPRD Kota Samarinda dan Kapolres Samarinda sebagai bagian dari rangkaian kegiatan awal sensus.

Menurutnya, seluruh petugas sensus kini mulai bergerak ke lapangan secara bertahap. Sebagian petugas telah memulai pendataan sejak hari pertama pelaksanaan, sementara petugas lainnya baru bergabung setelah seluruh perlengkapan dan logistik pendataan selesai didistribusikan usai pelatihan.

Sebelum melakukan pendataan, para petugas juga terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga ketua RT agar pelaksanaan sensus berjalan tertib dan mendapat dukungan dari masyarakat.

“Petugas sudah mulai menyebar ke seluruh wilayah pendataan,” kata Supriyanto.

Ia mengungkapkan, hingga memasuki hari-hari awal pelaksanaan, belum terdapat laporan mengenai hambatan yang signifikan. Kendala yang ditemui sejauh ini hanya berupa proses adaptasi petugas terhadap aplikasi pendataan berbasis digital yang digunakan dalam Sensus Ekonomi 2026.

Meski demikian, menurutnya, sistem pendataan berjalan dengan baik tanpa gangguan server maupun kendala teknis yang dapat menghambat proses pengumpulan data.

Supriyanto optimistis seluruh tahapan sensus dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga menghasilkan data yang lengkap, akurat, dan berkualitas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, maupun DPRD.

“Data ini menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir telah terjadi perubahan besar pada struktur perekonomian dan pola usaha masyarakat. Jika pada Sensus Ekonomi 2016 sebagian besar aktivitas usaha masih dilakukan secara konvensional, kini perkembangan teknologi telah mendorong lahirnya berbagai jenis usaha berbasis digital dan platform daring yang tumbuh sangat pesat.

Perubahan tersebut, lanjutnya, perlu dipotret melalui data terbaru agar pemerintah memiliki gambaran nyata mengenai kondisi dunia usaha saat ini. Dengan demikian, kebijakan yang disusun dapat lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi, kebutuhan pelaku usaha, serta dinamika pasar yang terus berubah.

Selain menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan, hasil sensus juga diharapkan mampu mendukung perencanaan investasi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan daya saing ekonomi daerah, hingga penyusunan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS Kota Samarinda berharap seluruh pelaku usaha dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan tepat sasaran di Kota Samarinda maupun secara nasional.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH