Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

BERITA DAERAH · 29 Jun 2026 10:02 WITA ·

Diguyur Hujan, Festival Budaya Dayak Kenyah Tetap Dipadati Ribuan Pengunjung


 Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Awang Khalik, memberikan keterangan kepada awak media usai penutupan Festival Budaya Dayak Kenyah ke-53 di Lamin Adat Desa Budaya Pampang, Samarinda, Minggu (28/6/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Awang Khalik, memberikan keterangan kepada awak media usai penutupan Festival Budaya Dayak Kenyah ke-53 di Lamin Adat Desa Budaya Pampang, Samarinda, Minggu (28/6/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Penutupan Festival Budaya Dayak Kenyah ke-53 Tahun 2026 di Lamin Adat Desa Budaya Pampang, Samarinda, berlangsung meriah meski diguyur hujan, Minggu (28/6/2026). Ribuan masyarakat tetap bertahan hingga acara berakhir, bahkan ikut menari bersama dalam pertunjukan budaya, mencerminkan tingginya antusiasme dan kecintaan terhadap budaya Dayak Kenyah.

Semangat masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Mewakili Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud sekaligus Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kaltim, Awang Khalik, mengatakan tingginya partisipasi pengunjung menjadi bukti bahwa Festival Budaya Dayak Kenyah telah berkembang menjadi salah satu daya tarik budaya unggulan di Kalimantan Timur.

“Meski hujan, masyarakat tetap bertahan hingga acara selesai. Ini luar biasa,” ujarnya.

Menurut Awang, festival di Desa Budaya Pampang kini tidak hanya menjadi milik masyarakat Dayak Kenyah, tetapi juga menjadi ruang budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Bahkan, banyak pengunjung turut larut dalam tarian bersama sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal.

“Budaya di Pampang kini menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya milik masyarakat setempat,” katanya.

Ia menilai Festival Budaya Dayak Kenyah memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Karena itu, nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan.

Komitmen tersebut sejalan dengan pesan Gubernur Kalimantan Timur yang menegaskan dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Selain menjaga identitas masyarakat, festival budaya juga dinilai mampu mendorong sektor pariwisata, mengembangkan ekonomi kreatif, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Penutupan Festival Budaya Dayak Kenyah ke-53 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa hari di Desa Budaya Pampang. Antusiasme ribuan pengunjung yang tetap memenuhi Lamin Adat meski hujan turun menunjukkan bahwa festival ini telah menjadi lebih dari sekadar pertunjukan seni, tetapi juga simbol persatuan, pelestarian budaya, dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi

11 Juli 2026 - 21:00 WITA

a285

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu

11 Juli 2026 - 20:00 WITA

a284

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

a283

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

a278

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272
Trending di BERITA DAERAH