Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 2 Jul 2026 18:00 WITA ·

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa


 Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Letkol Arm Benny Budiman, mengajak insan pers berperan aktif menangkal hoaks dan menjaga persatuan bangsa saat Coffee Morning bersama wartawan di Makodim 0906/Kukar, Kamis (2/7/2026). Foto: Indirwan. Perbesar

Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Letkol Arm Benny Budiman, mengajak insan pers berperan aktif menangkal hoaks dan menjaga persatuan bangsa saat Coffee Morning bersama wartawan di Makodim 0906/Kukar, Kamis (2/7/2026). Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kutai Kartanegara, Letkol Arm Benny Budiman, mengajak insan pers berperan aktif menangkal penyebaran hoaks dan informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Coffee Morning dan silaturahmi bersama belasan wartawan di Makodim 0906/Kukar, Kamis (2/7/2026).

Dalam sambutannya, Benny memaparkan tantangan yang dihadapi berbagai negara di tengah dinamika politik global. Menurutnya, terdapat dua bentuk ancaman yang dapat mengganggu stabilitas suatu negara, yakni ancaman dari luar maupun dari dalam negeri.

“Ada dua jenis ancaman yang dapat merusak negara, yaitu ancaman dari luar dan ancaman dari dalam,” ujarnya.

Benny menjelaskan, ancaman dari dalam dinilai lebih berbahaya karena dapat dilakukan melalui propaganda, disinformasi, dan framing informasi yang memicu perpecahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, katanya, kerap dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk melemahkan suatu negara tanpa harus melakukan perang terbuka.

“Negara-negara superpower melakukan framing dan upaya sejenis lainnya agar mereka tidak perlu repot-repot berperang. Tujuannya adalah menguasai sumber daya alam untuk kepentingan negara mereka sendiri,” katanya.

Selain ancaman informasi, Benny juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi militer membuat ancaman dari luar tetap harus diwaspadai. Karena itu, Indonesia perlu memperkuat pertahanan sekaligus menjaga persatuan nasional.

“Sekarang perangnya pakai nuklir, tinggal pencet tombol saja. Jarak lebih dari seribu kilometer bisa dicapai dalam hitungan menit,” ucapnya.

Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas bangsa melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk itu, Benny mengajak wartawan dan masyarakat selalu memverifikasi setiap informasi sebelum menyebarkannya.

“Mari kita bersama-sama menyaring informasi yang didapat dan melakukan verifikasi fakta pada sumbernya agar terhindar dari hoaks serta informasi yang memecah belah bangsa,” ajaknya.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Dandim berharap sinergi antara TNI dan insan pers semakin kuat dalam menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH