Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 30 Jul 2026 16:00 WITA ·

Andi Harun Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Geologi


 Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana geologi melalui edukasi yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikannya usai menghadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi yang digelar Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (30/7/2026). Foto: Humas Pemkot Samarinda. Perbesar

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana geologi melalui edukasi yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikannya usai menghadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi yang digelar Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (30/7/2026). Foto: Humas Pemkot Samarinda.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengajak masyarakat meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana geologi di Kalimantan Timur. Pesan itu disampaikannya usai menghadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi yang digelar Komisi XII DPR RI bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (30/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Andi Harun hadir sebagai tuan rumah dan memberikan sambutan kepada peserta yang didominasi generasi muda. Menurutnya, pelibatan anak muda menjadi langkah penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat agar edukasi masyarakat tentang bencana geologi semakin meningkat,” ujarnya.

Andi Harun mengatakan masih banyak masyarakat yang menganggap Samarinda dan Kalimantan Timur relatif aman dari ancaman bencana. Padahal, berdasarkan kajian ilmiah, wilayah tersebut tetap memiliki potensi bencana geologi yang perlu diantisipasi.

Ia menjelaskan, aktivitas pemanfaatan sumber daya alam selama bertahun-tahun telah memengaruhi kondisi lingkungan dan meningkatkan risiko bencana, seperti longsor dan banjir di sejumlah kawasan.

“Fakta ilmiah menunjukkan kita harus tetap waspada. Potensi longsor dan banjir tetap ada sehingga mitigasi harus diperkuat,” katanya.

Menurut Andi Harun, peningkatan edukasi menjadi kunci untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat. Ia juga mengapresiasi dipilihnya Samarinda sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi mitigasi bencana geologi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Selain itu, ia menyoroti persoalan banjir di Samarinda yang sebagian dipengaruhi kondisi daerah hulu atau hinterland. Menurutnya, terganggunya keseimbangan lingkungan akibat aktivitas pertambangan pada masa lalu turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko banjir kiriman.

“Restorasi lingkungan harus menjadi perhatian bersama agar risiko bencana dapat ditekan,” tegasnya.

Andi Harun menilai penanganan persoalan lingkungan tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi, membangun kolaborasi dalam upaya pemulihan lingkungan dan pengurangan risiko bencana.

Ia berharap sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan yang terintegrasi sehingga mitigasi bencana berjalan lebih efektif dan mampu melindungi masyarakat dari berbagai potensi bencana di masa mendatang.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH