Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

BERITA DAERAH · 10 Agu 2026 21:00 WITA ·

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” Diwujudkan dalam Kebijakan Nyata


 Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, mendorong agar tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” diwujudkan melalui kebijakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Foto dan Grafis: Yana Ashari – Kumalanews.id. Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, mendorong agar tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” diwujudkan melalui kebijakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Foto dan Grafis: Yana Ashari – Kumalanews.id.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, mendorong agar tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, tidak berhenti sebagai slogan seremonial. Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan ke dalam kebijakan pemerintah yang memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Ahmad Vananzda kepada awak media, Senin (10/8/2026), saat memberikan pandangan mengenai makna HUT ke-81 Kemerdekaan RI serta implementasi tema nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ahmad menilai tema yang diusung pada peringatan kemerdekaan tahun ini memiliki pesan yang kuat. Namun, tantangan sebenarnya berada pada tahap implementasi, khususnya bagaimana pemerintah menjadikan semangat kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran sebagai dasar dalam mengambil berbagai kebijakan.

“Saya pikir temanya bagus. Tinggal implementasinya,” ujar Ahmad.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan yang dikeluarkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Sebab, menurut Ahmad, masyarakat saat ini semakin kritis dalam melihat dan menilai kebijakan pemerintah, terutama kebijakan yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan agar jangan sampai terdapat kesenjangan antara pesan yang disampaikan melalui tema kemerdekaan dengan kebijakan yang diterapkan pemerintah di lapangan.

“Harus betul-betul untuk kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.

Ahmad menilai makna berdaulat, adil, dan makmur harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang konkret. Kedaulatan, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan aspek pemerintahan dan negara, tetapi juga menyangkut keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Sementara itu, prinsip keadilan harus tercermin dalam pemerataan pembangunan dan pelayanan publik. Sedangkan kemakmuran harus dapat dirasakan melalui peningkatan kesejahteraan serta kebijakan yang tidak justru menambah beban masyarakat.

Karena itu, ia meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil kebijakan, terlebih kondisi sosial masyarakat saat ini dinilai cukup sensitif terhadap berbagai keputusan pemerintah.

“Jangan sampai implementasinya malah terbalik,” katanya.

Menurut Ahmad, apabila tema kemerdekaan hanya digaungkan dalam spanduk, pidato, maupun kegiatan seremonial, tetapi tidak sejalan dengan kebijakan yang dirasakan masyarakat, maka pesan tersebut berpotensi kehilangan makna.

Bahkan, ia mengingatkan kondisi tersebut dapat memunculkan kekecewaan dan kritik dari masyarakat.

“Kalau tidak sesuai, bisa jadi bahan lelucon masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang telah dijalankan.

Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk terus memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat melalui pemerintahan yang hadir, adil, dan mampu memberikan pelayanan secara optimal.

Ia menegaskan, ukuran keberhasilan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” bukan terletak pada seberapa meriah peringatannya, melainkan seberapa jauh nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

“Yang paling penting adalah implementasinya,” pungkas Ahmad.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

8 September 2026 - 12:30 WITA

i31

Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan

7 September 2026 - 23:00 WITA

i30

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen

7 September 2026 - 22:00 WITA

i29

Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan

7 September 2026 - 21:00 WITA

i28

Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

7 September 2026 - 20:00 WITA

i27

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Komunikasi Pemkot Dan Pedagang Pasar Pagi

7 September 2026 - 19:04 WITA

i26
Trending di BERITA DAERAH