Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

BERITA DAERAH · 11 Agu 2026 22:00 WITA ·

APBD Samarinda 2027 Terancam Terkendala Dana Kurang Salur, DPRD Minta Segera Dicarikan Solusi


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyebut kehadiran Wali Kota Andi Harun menjadi bagian dari koordinasi legislatif dan eksekutif dalam pembahasan awal APBD 2027. Foto: Tegar. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyebut kehadiran Wali Kota Andi Harun menjadi bagian dari koordinasi legislatif dan eksekutif dalam pembahasan awal APBD 2027. Foto: Tegar.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda Tahun Anggaran 2027 mulai mengarah pada persoalan kemampuan fiskal daerah. Salah satu hal yang menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda adalah potensi dana kurang salur yang belum terselesaikan hingga akhir 2026.

Jika persoalan tersebut tidak segera diselesaikan, kondisi itu dikhawatirkan memengaruhi kemampuan pembiayaan daerah dan berimbas pada penyusunan APBD Samarinda 2027.

Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Samarinda dengan agenda pembahasan belanja pada Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II DPRD Kota Samarinda, Selasa (11/8/2026) malam.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan rapat tersebut juga menjadi momentum koordinasi antara legislatif dan eksekutif. Wali Kota Samarinda Andi Harun turut hadir untuk bersilaturahmi sekaligus membahas kondisi awal APBD 2027.

“Intinya silaturahmi dan koordinasi APBD,” kata Helmi.

Menurut Helmi, berdasarkan gambaran awal yang disampaikan pemerintah daerah, besaran APBD Kota Samarinda pada 2027 diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, terdapat sejumlah persoalan pembiayaan yang harus diantisipasi sejak awal.

“Angkanya kemungkinan tidak jauh dari tahun kemarin,” ujarnya.

Salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian adalah kemungkinan adanya dana kurang salur. Helmi menjelaskan, apabila dana tersebut belum diterima atau belum terselesaikan hingga penghujung 2026, kondisi itu berpotensi mengganggu ruang fiskal pemerintah daerah dalam membiayai program pada tahun berikutnya.

“Kalau kurang salur tidak terbayar, bisa berpengaruh ke APBD 2027,” jelasnya.

Karena itu, DPRD Kota Samarinda mendorong agar persoalan kurang salur tersebut dapat segera diselesaikan. Menurut Helmi, pemerintah daerah bersama DPRD perlu melakukan langkah bersama untuk memperjuangkan kepastian penerimaan dana tersebut sehingga penyusunan APBD 2027 dapat dilakukan dengan kondisi fiskal yang lebih jelas.

Ia menilai kepastian mengenai kemampuan keuangan daerah sangat penting dalam menentukan prioritas belanja. Hal itu berkaitan dengan keberlanjutan program pembangunan, pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat Samarinda pada 2027.

“Makanya kita sama-sama memperjuangkan,” tegas Helmi.

Pembahasan PPAS APBD 2027 selanjutnya akan terus dilakukan oleh Banggar DPRD bersama TAPD. Setiap komponen belanja akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar struktur anggaran tetap realistis dan tidak menimbulkan beban pembiayaan yang berlebihan.

DPRD juga akan mencermati perkembangan persoalan dana kurang salur hingga akhir 2026. Kepastian penyelesaian persoalan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ruang fiskal Samarinda dan memastikan program prioritas pembangunan pada 2027 tetap dapat berjalan.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

8 September 2026 - 12:30 WITA

i31

Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan

7 September 2026 - 23:00 WITA

i30

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen

7 September 2026 - 22:00 WITA

i29

Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan

7 September 2026 - 21:00 WITA

i28

Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

7 September 2026 - 20:00 WITA

i27

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Komunikasi Pemkot Dan Pedagang Pasar Pagi

7 September 2026 - 19:04 WITA

i26
Trending di BERITA DAERAH