Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

IKN NUSANTARA · 16 Agu 2026 14:00 WITA ·

IKN Perkuat Ekosistem Aviasi dan Hiburan, Investasi Cinema Capai Rp5 Miliar


 Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani MoU bersama Badan Bank Tanah dan Lion Group serta PKS dengan PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara, Jumat (14/8/2026). Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem aviasi, komersial, dan hiburan di IKN. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani MoU bersama Badan Bank Tanah dan Lion Group serta PKS dengan PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara, Jumat (14/8/2026). Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem aviasi, komersial, dan hiburan di IKN. Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi di Nusantara melalui kerja sama dengan sejumlah mitra strategis. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Badan Bank Tanah dan Lion Group serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara, Jumat (14/8/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya OIKN mempercepat hadirnya berbagai fasilitas penunjang di kawasan ibu kota baru, khususnya pada sektor penerbangan, hiburan, dan ekonomi kreatif. Kolaborasi itu juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang pengembangan sumber daya manusia di Nusantara.

Melalui MoU antara OIKN, Badan Bank Tanah, dan Lion Group, ketiga pihak menjajaki pembangunan fasilitas pelatihan penerbangan di kawasan Nusantara. Kerja sama tersebut mencakup identifikasi lokasi strategis, penyediaan serta pemanfaatan lahan Hak Pengelolaan Badan Bank Tanah, hingga penyelarasan tata ruang untuk mendukung terbentuknya kawasan terpadu.

Rencana tersebut nantinya diarahkan untuk membangun kawasan penunjang aviasi di sekitar Bandar Udara Internasional Nusantara. Kawasan ini diproyeksikan mendukung keberadaan training centre penerbangan sekaligus fasilitas pendukung industri penerbangan.

Melalui PT Batam Aero Teknik, Lion Group juga direncanakan membangun pusat pelatihan dan praktik penerbangan serta fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan perawatan pesawat, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mendukung kebutuhan logistik udara, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyambut positif komitmen kerja sama tersebut. Menurutnya, kesepakatan yang ditandatangani menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menunjukkan semakin kuatnya minat dunia usaha untuk terlibat dalam pembangunan Nusantara.

“Ini bukan sekadar MoU, tetapi ada tindak lanjut nyata,” ujar Basuki.

Basuki menilai keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat terbentuknya ekosistem Nusantara yang terintegrasi. Ia berharap berbagai kerja sama yang telah disepakati dapat segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik dan aktivitas ekonomi di lapangan.

Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, mengatakan kolaborasi tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur penerbangan, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi dirgantara.

“Ini menjadi tonggak penting pengembangan SDM penerbangan,” ungkap Daniel.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pelatihan dan MRO di Nusantara dapat membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengetahuan serta pengalaman di bidang teknologi penerbangan. Dalam jangka panjang, Nusantara diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas industri dan perawatan pesawat di Indonesia.

Dari sisi penyediaan lahan, Plt. Kepala Pelaksana Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, memastikan pihaknya siap mendukung kepastian hukum dan percepatan proses investasi. Dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan OIKN agar kebutuhan lahan untuk pengembangan kawasan aviasi dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

“Tim kami siap mempercepat koordinasi di lapangan,” tegas Hakiki.

Selain sektor aviasi, OIKN juga memperkuat fasilitas hiburan di kawasan pemerintahan melalui kerja sama dengan PT Indobox Cinematic Buana. Dalam PKS pengalokasian lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP), perusahaan tersebut akan membangun Indobox Cinema di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) WP 1A, tepatnya di sekitar area Rusun ASN 3.

Indobox Cinema akan dibangun di atas lahan seluas 4.897 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp5 miliar. Proyek tersebut direncanakan mulai memasuki tahap pengerjaan fisik pada September 2026.

Fasilitas yang disiapkan tidak hanya berupa bioskop. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi Cinematic Cafe, Indobox Store, serta area kios UMKM. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan hiburan bagi masyarakat sekaligus menciptakan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya.

Dari investasi tersebut, proyek Indobox Cinema juga diproyeksikan memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp449,16 juta.

Direktur PT Indobox Cinematic Buana, Rendy Gunawan, mengatakan pihaknya siap menghadirkan fasilitas hiburan yang dapat mendukung aktivitas masyarakat di kawasan KIPP.

“Kami ingin menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” kata Rendy.

Menurutnya, integrasi antara fasilitas bioskop, kafe, gerai, dan UMKM diharapkan membuat kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat menonton, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penandatanganan berbagai kerja sama tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan tinggi OIKN, direksi mitra usaha, serta perwakilan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Kementerian Perhubungan.

Melalui kolaborasi tersebut, OIKN menargetkan pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada infrastruktur pemerintahan, tetapi juga membentuk ekosistem pendukung yang lengkap. Pengembangan sektor aviasi dan hiburan diharapkan menjadi bagian dari tumbuhnya aktivitas ekonomi, investasi, serta kualitas kehidupan masyarakat di ibu kota baru.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Soroti Dugaan Pembukaan Lahan di Tengah Kebakaran Tahura Bukit Soeharto

6 September 2026 - 09:00 WITA

i9

Karhutla di Sekitar IKN Ditangani dari Udara, 10 Kali Water Bombing Dilakukan

5 September 2026 - 17:30 WITA

i5

Otorita IKN Siapkan Water Bombing untuk Atasi Karhutla di Lima Titik Prioritas

5 September 2026 - 09:00 WITA

i2

OIKN Tegas Tangani Karhutla, Terduga Pelaku Diproses Hukum Dan Perusahaan Diberi Sanksi

4 September 2026 - 16:30 WITA

h92

OIKN Perkuat Pencegahan Karhutla, Edukasi Masyarakat Jadi Garda Terdepan

4 September 2026 - 16:00 WITA

h90

Otorita IKN Perkuat Pengendalian Karhutla, Respons Cepat Dibagi dalam Tujuh Klaster

4 September 2026 - 15:30 WITA

h88
Trending di IKN NUSANTARA