Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan

BERITA DAERAH · 12 Sep 2026 13:00 WITA ·

Satgas Pangan Pastikan Stok Bapokting di Pasar Sepinggan Aman, Harga Masih Wajar


 Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Balikpapan, Wahidin Alaudin, mengatakan harga bahan pokok di Pasar Sepinggan masih relatif wajar dengan ketersediaan stok yang mencukupi. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Balikpapan, Wahidin Alaudin, mengatakan harga bahan pokok di Pasar Sepinggan masih relatif wajar dengan ketersediaan stok yang mencukupi. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Timur memastikan ketersediaan bahan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Sepinggan, Kota Balikpapan, masih dalam kondisi aman. Pemantauan dilakukan untuk memastikan stok tetap tersedia sekaligus mengantisipasi lonjakan harga maupun praktik penimbunan yang dapat mengganggu stabilitas pangan.

Satgas Pangan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lapak pedagang di Pasar Sepinggan, Jumat (11/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, minyak goreng, daging sapi dan kerbau, bawang merah, bawang putih hingga cabai. Selain mengecek ketersediaan barang, petugas juga memantau perkembangan harga di tingkat pedagang.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Balikpapan, Wahidin Alaudin, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah bahan pokok di Pasar Sepinggan masih relatif wajar dan stok tersedia.

Harga beras premium di tingkat pedagang berada di kisaran Rp17 ribu per kilogram. Sementara daging sapi dan kerbau dijual sekitar Rp130 ribu per kilogram untuk jenis beku dan sekitar Rp160 ribu per kilogram untuk daging segar.

“Secara keseluruhan harga masih wajar dan stok juga cukup,” ujar Wahidin.

Untuk komoditas bawang merah, harga yang ditemukan petugas berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai relatif stabil dalam dua pekan terakhir.

Sementara itu, harga cabai asal Sulawesi juga menunjukkan penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Komoditas tersebut kini berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram, setelah sekitar dua pekan lalu sempat menyentuh Rp90 ribu per kilogram.

“Cabai justru mengalami penurunan harga,” jelasnya.

Meski mengalami penurunan, cabai tetap menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena harganya cenderung lebih fluktuatif dibandingkan sejumlah bahan pokok lainnya. Perubahan harga dapat dipengaruhi oleh pasokan dan distribusi dari daerah penghasil.

Berdasarkan Sistem Harga Bahan Pokok Terkini Kota Balikpapan per 10 September 2026, rata-rata harga beras premium tercatat sekitar Rp17.700 per kilogram. Kemudian daging sapi murni Rp159.400 per kilogram, bawang merah Rp41.700 per kilogram dan bawang putih Rp41.100 per kilogram.

Untuk cabai rawit, harga rata-rata tercatat sekitar Rp88.500 per kilogram. Sedangkan di Pasar Klandasan, harga cabai keriting pada periode yang sama berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.

Di sisi lain, Panit 1 Subdit 1 Industri dan Perdagangan Satgas Pangan Polda Kaltim, Iptu Hendi Nur, mengatakan hasil pemeriksaan di Pasar Sepinggan menunjukkan stok bahan pangan masih tersedia dan harga sejumlah komoditas masih berada dalam batas kewajaran.

“Stok stabil dan harga juga stabil,” kata Hendi.

Menurutnya, pemantauan pasar dilakukan tidak hanya untuk mengetahui perkembangan harga, tetapi juga memastikan distribusi bahan pangan kepada masyarakat berjalan lancar. Pengawasan juga menjadi langkah antisipatif terhadap kemungkinan adanya pihak yang sengaja menahan atau menimbun barang untuk memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan perubahan harga.

Dari hasil sidak tersebut, Satgas Pangan belum menemukan adanya indikasi penimbunan maupun pelanggaran lain yang dilakukan oleh pedagang di Pasar Sepinggan.

Meski demikian, pengawasan akan terus dilakukan di sejumlah pasar di Kota Balikpapan. Langkah tersebut untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, mengawal kelancaran distribusi, serta mencegah praktik perdagangan yang berpotensi memicu kelangkaan maupun kenaikan harga secara tidak wajar.

“Kami akan terus memantau harga dan stok pangan,” tegas Hendi.

Satgas Pangan juga mengimbau masyarakat ikut berperan dalam mengawasi peredaran bahan pokok di pasaran. Masyarakat dapat melaporkan kepada Satgas Pangan apabila menemukan dugaan penimbunan, permainan harga, maupun pelanggaran dalam distribusi dan perdagangan bahan pangan.

Pengawasan secara berkala diharapkan dapat memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. Dengan demikian, stabilitas pasokan, kelancaran distribusi dan kewajaran harga pangan di Kota Balikpapan dapat terus terjaga.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki

13 September 2026 - 17:00 WITA

i75

Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla

13 September 2026 - 11:00 WITA

i79

Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar

13 September 2026 - 10:00 WITA

i78

Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan

13 September 2026 - 09:00 WITA

i76

Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan

12 September 2026 - 18:00 WITA

i80

Kemarau Panjang Picu Krisis Air, Perumdam Samarinda Tetapkan Status Siaga

12 September 2026 - 16:00 WITA

i74
Trending di BERITA DAERAH