Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

BERITA DAERAH · 14 Sep 2026 13:30 WITA ·

Dinkes Balikpapan Ingatkan Warga Waspadai ISPA di Tengah Paparan Asap Karhutla


 Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Balikpapan, dr. Agus Iriansyah, membagikan masker kepada warga Balikpapan sebagai upaya mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap, Senin (14/9/2026). Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Balikpapan, dr. Agus Iriansyah, membagikan masker kepada warga Balikpapan sebagai upaya mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap, Senin (14/9/2026). Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena paparan asap dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.

Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Balikpapan, dr. Agus Iriansyah, mengatakan masyarakat perlu mengurangi paparan asap, khususnya ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan.

Menurut Agus, asap akibat kebakaran dapat membawa berbagai polutan yang apabila terhirup dalam jumlah tertentu berpotensi memicu gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Paparan asap dapat memicu peningkatan ISPA dan sejumlah gangguan pernapasan lainnya,” kata Agus, Senin (14/9/2026).

Karena itu, Dinkes Balikpapan mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak selama kondisi udara masih terdampak asap. Pembatasan aktivitas di luar ruangan dinilai penting sebagai langkah pencegahan, terutama ketika konsentrasi asap meningkat.

Sementara bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, Agus meminta agar menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan polutan yang masuk melalui saluran pernapasan.

“Kurangi aktivitas di luar jika tidak perlu. Jika harus keluar, gunakan masker, terutama pagi dan sore,” ujarnya.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Keluhan berupa batuk, sesak napas, iritasi tenggorokan, atau gangguan pernapasan setelah terpapar asap sebaiknya tidak diabaikan. Apabila keluhan semakin berat atau berlangsung terus-menerus, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Lebih dari 2.000 Masker Dibagikan

Sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak paparan asap, lebih dari 2.000 masker dibagikan kepada masyarakat di Kota Balikpapan.

Pembagian masker tersebut merupakan hasil kolaborasi Yayasan Jantung Indonesia, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan, serta sponsor HDI. Masker diberikan kepada warga sebagai salah satu bentuk dukungan perlindungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap kebakaran.

Agus mengatakan penggunaan masker merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko paparan polutan ketika berada di luar ruangan.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan cukup beristirahat, memenuhi kebutuhan cairan, serta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.

Dinkes Balikpapan mengajak seluruh masyarakat tetap waspada dan menerapkan langkah pencegahan hingga kondisi udara kembali membaik. Kesadaran masyarakat dalam mengurangi paparan asap dinilai penting untuk mencegah meningkatnya gangguan kesehatan akibat dampak karhutla.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer

13 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n33

Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027

13 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n32

Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar

13 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n31

Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari

13 Oktober 2026 - 16:00 WITA

n30

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

13 Oktober 2026 - 15:30 WITA

n29

Iswandi Dorong Penguatan Ekosistem UMKM Samarinda, Tak Cukup Hanya Pelatihan dan Bantuan

13 Oktober 2026 - 15:00 WITA

n28
Trending di BERITA DAERAH