Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

IKN NUSANTARA · 15 Sep 2026 11:30 WITA ·

Kualitas Udara KIPP IKN Tetap Baik, Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla


 Kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN masih dalam kondisi baik berdasarkan pengukuran Air Quality Index (AQI) oleh Otorita IKN. Di tengah ancaman karhutla, Otorita IKN bersama Kementerian Kehutanan, BNPB, TNI/Polri, dan Pemprov Kaltim meninjau lokasi bekas kebakaran di kawasan Bukit Tengkorak dan Tahura Bukit Soeharto, Senin (14/9/2026), untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah munculnya kembali titik api. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN masih dalam kondisi baik berdasarkan pengukuran Air Quality Index (AQI) oleh Otorita IKN. Di tengah ancaman karhutla, Otorita IKN bersama Kementerian Kehutanan, BNPB, TNI/Polri, dan Pemprov Kaltim meninjau lokasi bekas kebakaran di kawasan Bukit Tengkorak dan Tahura Bukit Soeharto, Senin (14/9/2026), untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah munculnya kembali titik api. Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Kualitas udara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) masih berada dalam kondisi baik berdasarkan hasil pengukuran Air Quality Index (AQI) yang dilakukan Otorita IKN. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang terus dipantau pemerintah di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan IKN.

Untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan karhutla berjalan optimal, Otorita IKN bersama Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI/Polri, serta Pemerintah Daerah Kalimantan Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi bekas karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, termasuk wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Senin (14/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi terkini kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran sekaligus mengevaluasi potensi munculnya kembali titik api. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi di Bendungan Sepaku Semoi guna mengevaluasi penanganan karhutla di IKN dan wilayah Kalimantan Timur.

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa kawasan IKN mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden RI agar kebakaran hutan dan lahan tidak sampai memasuki zona inti IKN.

“Perintah Presiden jelas, jangan sampai api masuk ke zona inti IKN. Semua pihak terus bekerja keras untuk mencegahnya,” ujar Raja Juli.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, IKN menjadi salah satu kawasan yang diprioritaskan dalam penanganan karhutla karena merupakan objek vital nasional.

“IKN terus menjadi prioritas. Semua kekuatan dikerahkan untuk penanganan karhutla,” kata Suharyanto.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menambahkan, penguatan patroli darat dan kesiapan peralatan pemadam menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran kembali meluas di sekitar kawasan IKN.

“Patroli darat perlu ditingkatkan, termasuk dukungan peralatan pemadam,” ujar Basuki.

Selain memperkuat patroli dan kesiapan peralatan, koordinasi lintas kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait akan terus dilakukan. Langkah tersebut untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin dan tidak mengancam kawasan inti pemerintahan IKN.

Dengan kondisi kualitas udara yang masih baik, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi karhutla masih dapat terjadi di sejumlah wilayah sekitar IKN, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53
Trending di IKN NUSANTARA