Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

IKN NUSANTARA · 16 Sep 2026 12:00 WITA ·

OIKN Siapkan Pengeboran Eksplorasi Air Tanah di Sukaraja untuk Penuhi Kebutuhan Warga


 Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran bertemu dengan Camat Sepaku, kepala desa, dan pemilik lahan untuk membahas rencana pengeboran eksplorasi sebagai calon sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran bertemu dengan Camat Sepaku, kepala desa, dan pemilik lahan untuk membahas rencana pengeboran eksplorasi sebagai calon sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku. Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyiapkan pengeboran eksplorasi air tanah di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, sebagai calon sumur bor untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat sekitar.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari penelitian geolistrik air tanah yang dilakukan Otorita IKN bersama Universitas Gadjah Mada (UGM). Hasil penelitian menjadi dasar untuk menentukan titik yang dinilai memiliki potensi sumber air tanah untuk dikembangkan sebagai sumber air bagi masyarakat.

Rencana pengeboran dibahas dalam pertemuan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran Otorita IKN, Camat Sepaku, kepala desa, serta pemilik lahan di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk memastikan rencana pengeboran mendapat persetujuan dari pemerintah desa dan pemilik lahan. OIKN juga menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan pemilik lahan.

Basuki Hadimuljono mengatakan, sebelum pengeboran dilakukan, pihaknya terlebih dahulu meminta izin kepada pemerintah setempat dan pemilik lahan.

“Kami ingin melakukan pengeboran dan meminta izin. Jika ditemukan sumber air, sumur ini akan menjadi milik dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Basuki.

Menurut Basuki, apabila pengeboran berhasil menemukan sumber air yang sesuai, pengelolaan sumur nantinya akan diserahkan kepada pemerintah desa atau pengelola setempat. Dengan demikian, keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Rencana pengeboran ini mendapat apresiasi dari Camat Sepaku Gamaliel Abimanyu Arliandito. Ia menilai program tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat, mengingat pemenuhan air bersih masih menjadi salah satu perhatian di wilayah Kecamatan Sepaku.

Sebagian masyarakat, kata Gamaliel, masih mengandalkan air tadah hujan dan belum seluruhnya mendapatkan pasokan air secara rutin setiap hari.

“Kami berterima kasih atas program pemenuhan air bersih untuk masyarakat Sepaku,” kata Gamaliel.

Dukungan serupa disampaikan H. Syarif, pemilik lahan di titik bor 4 RT 2. Ia menyatakan kesediaannya memberikan izin penggunaan lahan untuk kegiatan pengeboran dengan harapan proses tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kami ikhlas memberikan izin pengeboran dan berharap berhasil serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap pelaksanaan pengeboran dapat berlangsung dengan baik dan tetap menjaga hubungan antara pengelola kegiatan dengan pemilik lahan, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Pengeboran eksplorasi di Desa Sukaraja menjadi bagian dari upaya OIKN mencari alternatif sumber air tanah untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sepaku. Hasil pengeboran nantinya akan menentukan apakah titik tersebut memiliki potensi air yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih.

Melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan pemilik lahan, OIKN berharap proses eksplorasi dapat berjalan lancar sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar apabila sumber air berhasil ditemukan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53
Trending di IKN NUSANTARA