Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

BERITA DAERAH · 17 Sep 2026 15:00 WITA ·

Dishub Samarinda Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi


 Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu menegaskan, keselamatan pengguna transportasi menjadi perhatian utama dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional, dengan memastikan masyarakat dapat bepergian aman hingga tiba di tujuan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu menegaskan, keselamatan pengguna transportasi menjadi perhatian utama dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional, dengan memastikan masyarakat dapat bepergian aman hingga tiba di tujuan. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Keselamatan pengguna jalan dan masyarakat pengguna jasa transportasi menjadi perhatian utama dalam momentum Hari Perhubungan Nasional. Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menilai aspek keselamatan harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan transportasi, baik darat, laut maupun udara.

Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam amanat Menteri Perhubungan pada peringatan Hari Perhubungan Nasional. Menurutnya, seluruh insan perhubungan memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman hingga tiba di tempat tujuan.

Hal tersebut disampaikannya kepada awak media KumalaNews.id saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2026).

Hotmarulitua menegaskan, keselamatan transportasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai pemenuhan persyaratan administratif. Aspek keselamatan harus diwujudkan secara nyata sejak masyarakat memulai perjalanan hingga mencapai tujuan.

“Keselamatan harus memastikan masyarakat tiba di tujuan dengan selamat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap moda transportasi harus memenuhi standar keselamatan secara teknis. Pemeriksaan dan pemenuhan aspek keselamatan perlu dilakukan sejak kendaraan atau moda transportasi berangkat dari titik asal hingga mencapai tujuan.

“Setiap moda harus memenuhi aspek keselamatan secara teknis dari keberangkatan sampai tujuan,” katanya.

Konektivitas Jadi Bagian Penting Pelayanan Transportasi

Selain keselamatan, Hotmarulitua menyebut konektivitas transportasi menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat pemerintah. Konektivitas dinilai tidak hanya berkaitan dengan tersedianya jalan dan infrastruktur, tetapi juga keberadaan moda transportasi yang mampu menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat.

Ia mencontohkan kebutuhan perjalanan masyarakat dari rumah menuju sekolah maupun kampus. Menurutnya, kebutuhan tersebut perlu didukung sistem angkutan umum yang dapat memberikan pelayanan secara efektif dan mudah dijangkau.

“Konektivitas harus mampu menghubungkan masyarakat dari rumah ke sekolah maupun kampus,” tuturnya.

Penguatan konektivitas juga diperlukan untuk mendukung pergerakan barang dan sektor logistik. Distribusi barang dari sumber produksi atau pabrik menuju konsumen harus dapat dilakukan dengan biaya yang efisien sehingga tidak memberikan beban tambahan terhadap harga barang ketika sampai di tujuan.

“Distribusi barang harus efisien agar harga di tujuan tidak menjadi tinggi,” ungkapnya.

Meski demikian, Hotmarulitua mengingatkan efisiensi dalam distribusi barang tetap harus memperhatikan aspek keselamatan. Efisiensi tidak boleh mengesampingkan kelayakan kendaraan maupun kondisi infrastruktur yang digunakan dalam proses pengangkutan.

“Efisiensi tetap harus berjalan tanpa meninggalkan aspek keselamatan,” tegasnya.

Dorong Ketersediaan Angkutan Umum Massal

Untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Kota Samarinda, Hotmarulitua berharap adanya dukungan dari seluruh pihak. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan perlu diimbangi dengan penyediaan moda transportasi yang mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat.

Ketersediaan angkutan umum massal menjadi salah satu hal yang dinilai penting untuk memperkuat konektivitas di Kota Samarinda. Dengan adanya moda transportasi yang memadai, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari.

Ia berharap penguatan konektivitas ke depan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan maupun peningkatan infrastruktur jalan, tetapi juga melalui penyediaan moda transportasi yang aman dan dapat diakses masyarakat.

“Konektivitas membutuhkan infrastruktur jalan sekaligus moda transportasi yang tersedia,” pungkasnya.

Dishub Samarinda pun mendorong agar keselamatan dan konektivitas dapat berjalan beriringan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan transportasi. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi barang dan aktivitas ekonomi di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer

13 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n33

Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027

13 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n32

Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar

13 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n31

Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari

13 Oktober 2026 - 16:00 WITA

n30

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

13 Oktober 2026 - 15:30 WITA

n29

Iswandi Dorong Penguatan Ekosistem UMKM Samarinda, Tak Cukup Hanya Pelatihan dan Bantuan

13 Oktober 2026 - 15:00 WITA

n28
Trending di BERITA DAERAH