KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Kodam VI/Mulawarman menggelar bazar TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Pelaksanaan bazar di daerah terhubung melalui telekonferensi dengan kegiatan utama yang dipusatkan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta. Kegiatan tersebut juga diikuti jajaran organisasi istri prajurit, di antaranya Persit Kartika Chandra Kirana, Pia Ardhya Garini, dan Jalasenastri.
Di Balikpapan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono bersama istri, didampingi Danlanud Dhomber Balikpapan beserta istri serta Danlanal Balikpapan beserta istri, meninjau sejumlah stan UMKM dan bazar sembako murah yang digelar di lingkungan Makodam VI/Mulawarman.
Krido mengatakan, bazar tersebut dilaksanakan di 15 titik di wilayah Kaltim dan Kaltara dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, Bulog, mitra pengusaha, serta pelaku UMKM lokal.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI, tetapi juga ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Fokus kita sembako murah, harganya sekitar 25 sampai 50 persen lebih rendah,” kata Krido.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual jauh di bawah harga pasar. Beras kemasan lima kilogram yang biasanya sekitar Rp75.000 dijual Rp25.000. Satu rak telur yang di pasaran mencapai sekitar Rp60.000 juga dijual Rp25.000.
Sementara itu, gula pasir yang harga pasarnya sekitar Rp20.000 per kilogram dijual Rp10.000. Minyak goreng dengan harga pasar sekitar Rp20.000 juga ditawarkan Rp10.000.
Krido menyebut ribuan paket sembako disiapkan untuk masyarakat di berbagai lokasi pelaksanaan bazar di Kaltim dan Kaltara.
“Ada ribuan paket yang disiapkan dan diharapkan bisa membantu masyarakat,” ujarnya.
Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar TNI juga dirangkaikan dengan layanan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
Layanan kesehatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI, terutama di tengah kondisi cuaca kering dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.
Krido mengatakan pemeriksaan kesehatan diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai gangguan kesehatan, termasuk bagi masyarakat yang memiliki penyakit bawaan maupun mereka yang terdampak kondisi udara akibat asap.
“Tidak hanya untuk yang memiliki penyakit bawaan, tetapi juga mengantisipasi dampak kemarau dan asap,” jelasnya.
Menurut Krido, pemeriksaan dan pengobatan gratis diharapkan dapat membantu mendeteksi sekaligus menangani keluhan kesehatan masyarakat, termasuk gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga akan dibantu untuk memperoleh layanan kesehatan di fasilitas kesehatan maupun rumah sakit yang berada dalam jaringan Kodam VI/Mulawarman.
“Kalau bisa ditangani di sini, kita tangani. Kalau perlu lebih lanjut, kita bantu pengobatannya,” pungkas Krido.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















