KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Persiapan pelantikan Pengurus Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakarcana) Kota Samarinda Masa Bhakti 2026–2031 terus dimatangkan. Koordinasi antarsatuan hingga pelaksanaan gladi kotor dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Koordinator Lapangan Balakarcana Kota Samarinda, Bambang Suharto, mengatakan persiapan pelantikan dilakukan bersama seluruh satuan Balakarcana, termasuk memastikan kesiapan teknis di lokasi kegiatan.
Pelantikan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kompleks Citra Niaga, Samarinda, dengan mengusung tema “Kolaborasi, Solidaritas, dan Aksi Nyata untuk Samarinda yang Lebih Tangguh.”
“Setelah pergantian kepengurusan, melalui kesepakatan dan aklamasi terpilih Sidiq Umar, SE sebagai Ketua Umum Balakarcana Kota Samarinda periode 2026–2031,” ujar Bambang kepada awak media usai membimbing gladi kotor, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Bambang, terbentuknya kepengurusan baru tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan berbagai persiapan pelantikan. Prosesnya dilakukan setelah adanya koordinasi dengan seluruh satuan Balakarcana serta menunggu Surat Keputusan (SK) dari Wali Kota Samarinda.
Ia menyebut SK kepengurusan secara fisik telah diterima sekitar 19 September 2026. Dokumen tersebut kemudian menjadi salah satu dasar untuk mematangkan persiapan pelantikan pengurus periode 2026–2031.
Terkait lokasi pelantikan, Bambang menjelaskan sempat terdapat beberapa alternatif tempat, termasuk rumah jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda. Namun, Kompleks Citra Niaga akhirnya dipilih sebagai lokasi pelantikan atas usulan Wali Kota Samarinda Andi Harun.
“Ini menjadi pembaruan. Pelantikan kali ini kami laksanakan di ruang publik agar lebih dekat dengan masyarakat sekaligus ikut mengembangkan Citra Niaga,” jelasnya.
Selain mempersiapkan pelantikan, Balakarcana Kota Samarinda juga menggelar kegiatan sosial di kawasan Citra Niaga pada Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan kerja bakti membersihkan lingkungan yang melibatkan petugas pemadam kebakaran, BPBD, serta seluruh satuan Balakarcana Kota Samarinda.
Kegiatan sosial itu juga dirangkai dengan pembagian masker kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Citra Niaga. Sekitar 200 masker disiapkan melalui dukungan BPBD, donatur, dan Satuan Cendana.
“Sekitar 200 masker kami bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Bambang.
Ia menjelaskan, pembagian masker dilakukan sebagai langkah perlindungan sementara bagi masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian Balakarcana terhadap masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak asap.
“Kami membagikan masker sebagai perlindungan sementara bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Balakarcana Kota Samarinda untuk memperkuat kolaborasi, solidaritas, dan aksi nyata dalam membantu masyarakat serta mendukung upaya penanggulangan kebakaran dan bencana di Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















