KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda periode 2026–2031, Syaparuddin, mengapresiasi pelaksanaan Mooncake Festival yang digelar Pengurus Kelenteng Thien Ie Khong Samarinda di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota, Minggu (27/9/2026) malam.
Apresiasi tersebut disampaikan Syaparuddin kepada awak media KumalaNews.id melalui pesan WhatsApp setelah menghadiri rangkaian penutupan kegiatan. Menurutnya, Mooncake Festival tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Samarinda.
Syaparuddin menilai kegiatan tersebut mencerminkan kehidupan masyarakat Samarinda yang heterogen dan mampu mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana kebersamaan. Selain itu, pelaksanaan festival juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat untuk turut berpartisipasi.
“Kami mengapresiasi Mooncake Festival ini. Selain menjadi kegiatan kebudayaan, festival ini juga mewadahi UMKM dan berlangsung sangat meriah,” ujar Syaparuddin.
Ia mengatakan, perayaan Mooncake Festival juga memiliki sejumlah pesan moral yang dapat dimaknai secara luas oleh masyarakat. Salah satunya adalah nilai rasa syukur atas berbagai capaian dan perjalanan kehidupan.
Menurutnya, tradisi tersebut mengajarkan pentingnya mensyukuri apa yang telah diperoleh sekaligus menjaga hubungan antarkeluarga. Momentum bulan purnama dalam perayaan Mooncake juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk berkumpul dan mempererat hubungan, termasuk dengan anggota keluarga yang berada di tempat yang jauh.
“Pesan lainnya adalah rasa rindu dan cinta kepada keluarga. Kebersamaan itu terus dirawat agar kehidupan tetap rukun,” katanya.
Syaparuddin menegaskan, nilai kebersamaan dalam perayaan budaya seperti Mooncake Festival sejalan dengan semangat menjaga kerukunan antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat di Kota Samarinda.
Ia pun mengajak seluruh warga Tionghoa di Samarinda untuk terus memperkuat kebersamaan, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita perkuat kebersamaan keluarga dan persaudaraan di Samarinda. Kita adalah satu keluarga dunia,” pungkasnya.
Penutupan Mooncake Festival tersebut turut dihadiri Ketua Pengurus Kelenteng Thien Ie Khong Samarinda Atung Brawijaya bersama jajaran pengurus, Ketua PWNU Kaltim HM. Fauzi A. Bahtar, Ketua PD Muhammadiyah Kota Samarinda Dr. H. Damingun, Ketua FKUB Kota Samarinda beserta jajaran pengurus, serta TWAP Kota Samarinda Rudiansyah, S.Sos., dari bidang SDM-PM.
Pelaksanaan Mooncake Festival diharapkan tidak hanya menjadi momentum pelestarian tradisi dan budaya, tetapi juga memperkuat interaksi sosial, kebersamaan, serta semangat kerukunan masyarakat di Kota Samarinda yang memiliki latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















