Menu ✖

Mode Gelap
Kemarau Panjang Tekan Pertanian Balikpapan, DKP3 Siapkan Distribusi Air HUT Ke-244 Tenggarong, DPRD Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Budaya Dan Gotong Royong Satpol PP Kukar Jaring 23 Pelajar Nongkrong Saat Jam Sekolah Di Tenggarong Kabut Asap Selimuti Balikpapan, DLH Pastikan Kualitas Udara Masih Kategori Sedang Viral Di Dalam Kabin Excavator, Orangutan Kurus Dan Dehidrasi Dievakuasi Ke Pusat Rehabilitasi

BERITA DAERAH · 28 Sep 2026 16:00 WITA ·

Kabut Asap Selimuti Balikpapan, DLH Pastikan Kualitas Udara Masih Kategori Sedang


 Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan dua perangkat AQMS di Kantor DLH dan kawasan Balikpapan Baru digunakan untuk memantau kualitas udara secara real time. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan dua perangkat AQMS di Kantor DLH dan kawasan Balikpapan Baru digunakan untuk memantau kualitas udara secara real time. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terlihat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, termasuk Kota Balikpapan. Kondisi tersebut membuat langit tampak berkabut dan lebih pekat, terutama pada pagi hari.

Meski demikian, aktivitas masyarakat di Balikpapan hingga Senin (28/9/2026) masih berjalan normal. Kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun aktivitas perkantoran belum mengalami perubahan akibat kondisi kabut asap.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus memantau kualitas udara secara berkala menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS). Perangkat tersebut bekerja secara real time selama 24 jam untuk memantau kondisi udara dan perubahan konsentrasi polutan.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan pihaknya memiliki dua perangkat AQMS yang ditempatkan di Kantor DLH dan kawasan Balikpapan Baru.

“Berdasarkan pemantauan di dua lokasi, kualitas udara masih kategori sedang,” kata Sudirman.

Menurutnya, hasil pemantauan tersebut menunjukkan kualitas udara Balikpapan belum berada pada level yang membahayakan masyarakat secara umum. Namun, pemantauan tetap dilakukan mengingat kondisi kabut asap dapat berubah mengikuti cuaca serta sumber asap dari karhutla di wilayah sekitar.

“Artinya, secara kualitas udara belum berbahaya,” ujarnya.

DLH juga mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi udara, terutama ketika kabut asap terlihat semakin pekat. Warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan mengurangi paparan apabila mulai mengalami keluhan seperti iritasi mata atau gangguan pada saluran pernapasan.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi, data kualitas udara hasil pemantauan AQMS dapat diakses melalui aplikasi pemantauan kualitas udara yang tersedia di Play Store.

“Masyarakat bisa mengunduh aplikasi pemantauannya,” tutur Sudirman.

DLH Balikpapan memastikan pemantauan kualitas udara akan terus dilakukan di dua titik tersebut untuk mengetahui perkembangan kondisi secara lebih cepat. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi terkait kualitas udara selama kabut asap masih terjadi.

Hingga Senin (28/9/2026), belum ada perubahan terhadap kegiatan sekolah maupun perkantoran di Balikpapan. Aktivitas masyarakat masih berlangsung seperti biasa di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemarau Panjang Tekan Pertanian Balikpapan, DKP3 Siapkan Distribusi Air

28 September 2026 - 17:30 WITA

126

HUT Ke-244 Tenggarong, DPRD Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Budaya Dan Gotong Royong

28 September 2026 - 17:00 WITA

l25

Satpol PP Kukar Jaring 23 Pelajar Nongkrong Saat Jam Sekolah Di Tenggarong

28 September 2026 - 16:30 WITA

l24

Viral Di Dalam Kabin Excavator, Orangutan Kurus Dan Dehidrasi Dievakuasi Ke Pusat Rehabilitasi

28 September 2026 - 15:30 WITA

l22

PAD Balikpapan Diproyeksikan Turun Rp86 Miliar, Belanja Perubahan APBD 2026 Naik

28 September 2026 - 15:00 WITA

l21

Jembatan Penghubung Dua Dusun Di Bukit Pariaman Ditargetkan Dibangun Permanen 2027

28 September 2026 - 14:30 WITA

l20
Trending di BERITA DAERAH