Menu ✖

Mode Gelap
LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto Kebakaran Lahan Ex HGU PTPN 13 di Marangkayu Diperkirakan Capai 150 Hektare

BERITA DAERAH · 1 Okt 2026 16:00 WITA ·

Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI


 Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyebut Pemkab Kukar terus mengoptimalkan PI migas dan mencari peluang baru untuk memperkuat pendapatan daerah. Foto: Indirwan Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyebut Pemkab Kukar terus mengoptimalkan PI migas dan mencari peluang baru untuk memperkuat pendapatan daerah. Foto: Indirwan

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, terus mendorong optimalisasi partisipasi daerah (PI) untuk memperkuat pendapatan daerah dari sektor minyak dan gas bumi (migas).

Langkah tersebut dilakukan di tengah tren penerimaan daerah dari PI migas yang secara bertahap mengalami penurunan. Kondisi ini dipengaruhi oleh produksi dua blok migas yang saat ini masih beroperasi, namun menunjukkan kecenderungan penurunan produksi.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pemerintah daerah terus mencermati perkembangan penerimaan PI sekaligus mencari peluang baru untuk menjaga kontribusi sektor migas terhadap pendapatan daerah.

“Secara data serial, pendapatan PI kita memang gradual semakin menurun,” ujar Aulia, Kamis (1/10/2026).

Menurut Aulia, salah satu peluang yang tengah diupayakan adalah keterlibatan Kukar dalam PI pada blok migas yang dikelola perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (ENI), khususnya pada sektor gas.

Pemkab Kukar bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini berupaya memperoleh kesempatan keterlibatan daerah pada blok tersebut. Jika terealisasi, PI dari blok baru diharapkan dapat menjadi sumber tambahan penerimaan sekaligus memperluas peran daerah dalam pengelolaan potensi migas.

“Harapan kita, dengan adanya blok baru ini bisa meningkatkan lagi PI kita,” katanya.

Selain mengejar tambahan PI, Pemkab Kukar juga mulai mendorong perubahan pola keterlibatan daerah dalam bisnis migas. Pemerintah daerah tidak ingin hanya menerima manfaat dari kegiatan migas, tetapi juga berupaya mengambil peran lebih aktif melalui badan usaha milik daerah.

Aulia menilai, perusahaan daerah memiliki peluang untuk terlibat dalam kegiatan usaha migas sesuai dengan ketentuan dan ruang usaha yang tersedia. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memberikan efek ungkit yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita berharap PI ke depan bukan hanya pasif, tetapi menjadi pelaku aktif di sektor migas,” tegasnya.

Ia menambahkan, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadapi tren penurunan produksi migas yang berdampak langsung terhadap penerimaan PI. Karena itu, penguatan peran badan usaha daerah dinilai penting agar potensi ekonomi sektor migas tetap memberikan manfaat yang lebih luas bagi Kukar.

“Tren migas kita semakin turun, sehingga pendapatan PI juga ikut turun. Kita berharap pemerintah daerah bisa terlibat aktif melalui badan usaha,” pungkas Aulia.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN

1 Oktober 2026 - 18:00 WITA

l68

DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l67

Kebakaran Lahan Ex HGU PTPN 13 di Marangkayu Diperkirakan Capai 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l69

PKS Dinsos Kukar dan Pengadilan Agama Tenggarong Perkuat Perlindungan Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

l63

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Balikpapan Naik 5 Persen hingga September 2026

1 Oktober 2026 - 12:30 WITA

l62

BPBD Balikpapan Catat Lebih dari 50 Kebakaran Lahan Sejak Agustus 2026

1 Oktober 2026 - 12:00 WITA

l61
Trending di BERITA DAERAH