Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

BERITA DAERAH · 2 Okt 2026 12:00 WITA ·

Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pendampingan Dan Konsep One Village One Product


 Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat memberikan keterangan terkait Workshop One Village One Product (OVOP) di Kecamatan Kembang Janggut. Foto: Indirwan. Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat memberikan keterangan terkait Workshop One Village One Product (OVOP) di Kecamatan Kembang Janggut. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama Koperasi Belayan Sejahtera dengan Solidaridad, organisasi nonpemerintah (NGO) internasional yang memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kecamatan Kembang Janggut.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri usai menghadiri pembukaan workshop UMKM bertema One Village One Product (OVOP) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Kembang Janggut, Kamis (1/10/2026).

Aulia mengapresiasi keterlibatan Solidaridad dalam mendampingi pelaku UMKM di wilayah tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga yang memiliki pengalaman dalam pengembangan usaha dapat membantu pelaku UMKM memperbaiki kualitas produk sekaligus meningkatkan daya saing di pasar.

“Solidaridad memang fokus mendampingi UMKM. Ini sangat baik untuk membantu UMKM kita meningkatkan kualitas produk,” ujar Aulia.

Menurut Aulia, pendampingan tersebut tidak harus berhenti di Kecamatan Kembang Janggut. Pemkab Kukar membuka peluang agar pola kerja sama serupa dapat diperluas ke sejumlah kecamatan lain, sehingga manfaat pengembangan UMKM dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia mengatakan, rencana perluasan pendampingan tersebut telah dibicarakan bersama pihak Solidaridad. Lembaga tersebut, kata Aulia, menyatakan kesiapannya untuk membantu pengembangan UMKM di berbagai wilayah Kabupaten Kukar.

“Pendampingannya tidak hanya di Kembang Janggut, tetapi bisa diperluas ke seluruh Kukar,” katanya.

Dalam workshop tersebut, para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan materi dan pendampingan, tetapi juga diberikan ruang untuk berdiskusi serta memperkenalkan produk yang mereka hasilkan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya kualitas produk dalam menghadapi persaingan pasar.

Aulia menyebut, salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian dalam pengembangan UMKM di Kukar adalah kualitas kemasan atau packaging serta pengendalian mutu (quality control/QC).

Menurutnya, kualitas produk yang baik perlu didukung dengan kemasan yang menarik dan standar mutu yang konsisten. Hal tersebut penting agar produk UMKM tidak hanya mampu menarik minat konsumen, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar yang lebih luas.

“Isu yang kita bahas adalah packaging dan quality control. Ini yang akan kita perbaiki ke depan,” jelasnya.

Pemkab Kukar berharap pendampingan bersama Solidaridad dapat membantu pelaku UMKM melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas bahan dan produk, desain kemasan, pengendalian mutu, hingga strategi pengembangan usaha.

Konsep One Village One Product juga dinilai dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mendorong setiap wilayah mengembangkan produk unggulan yang memiliki karakteristik dan potensi masing-masing.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemkab Kukar menargetkan semakin banyak produk lokal yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kolaborasi tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat peran UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat di Kabupaten Kukar.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer

13 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n33

Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027

13 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n32

Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar

13 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n31

Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari

13 Oktober 2026 - 16:00 WITA

n30

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

13 Oktober 2026 - 15:30 WITA

n29

Iswandi Dorong Penguatan Ekosistem UMKM Samarinda, Tak Cukup Hanya Pelatihan dan Bantuan

13 Oktober 2026 - 15:00 WITA

n28
Trending di BERITA DAERAH