KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan akan mengirimkan kontingen untuk mengikuti seluruh 59 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII 2026 di Kabupaten Paser. Meski demikian, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan keberangkatan atlet dan ofisial hingga pelaksanaan pertandingan.
Porprov Kaltim VIII dijadwalkan berlangsung pada 14–17 November 2026 dengan mempertandingkan 1.014 nomor pertandingan dari 59 cabang olahraga. Keikutsertaan di seluruh cabor menjadi bagian dari komitmen Balikpapan untuk menjaga prestasi dan daya saing daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan pemerintah kota mendukung penuh keikutsertaan atlet Balikpapan dalam seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Namun, jumlah pasti atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan masih menunggu pendataan resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan.
“Kami masih menunggu data dari KONI, termasuk jumlah atlet dan rincian masing-masing cabor,” ujar Ratih, Selasa (20/10/2026).
Ratih menjelaskan, Disparpora Balikpapan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 miliar berdasarkan hasil verifikasi kebutuhan kontingen. Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung persiapan dan keikutsertaan atlet dalam Porprov Kaltim 2026.
Meski demikian, besaran anggaran yang tersedia diperkirakan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan apabila terdapat penambahan jumlah atlet maupun kebutuhan lain dari masing-masing cabang olahraga. Karena itu, pendataan dan verifikasi masih menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan pembiayaan secara keseluruhan.
“Anggaran yang tersedia saat ini sekitar Rp11 miliar sesuai hasil verifikasi. Jika ada kebutuhan tambahan, kami berharap KONI dan cabor turut membantu,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kekurangan anggaran, KONI Balikpapan bersama pengurus cabang olahraga berupaya mencari sumber pendanaan tambahan melalui dukungan dunia usaha, salah satunya dengan mengajukan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Dukungan dari perusahaan diharapkan dapat membantu pembiayaan keberangkatan atlet, akomodasi, serta kebutuhan lain selama kontingen Balikpapan mengikuti pertandingan di Kabupaten Paser. Dengan adanya dukungan tersebut, persiapan atlet diharapkan tetap berjalan optimal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.
“Kami berharap perusahaan yang peduli terhadap olahraga dapat membantu keberangkatan dan kebutuhan atlet selama Porprov,” kata Ratih.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar seluruh kontingen dapat berangkat sesuai rencana dan mengikuti pertandingan dengan persiapan yang memadai. Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan dunia usaha dinilai menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan kontingen.
Saat ini, Disparpora Balikpapan bersama KONI dan pengurus cabang olahraga masih mematangkan persiapan, terutama terkait finalisasi jumlah atlet dan ofisial serta rincian kebutuhan anggaran setiap cabang olahraga. Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar untuk memastikan kesiapan kontingen sebelum bertolak ke Kabupaten Paser.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga atlet mampu tampil maksimal pada Porprov Kaltim VIII 2026. Meski menghadapi tantangan pembiayaan, keikutsertaan dalam 59 cabang olahraga tetap menjadi target yang diupayakan demi menjaga prestasi olahraga Balikpapan di tingkat provinsi.
ADV Diskominfo Kota Balikpapan Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















