Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 22 Okt 2026 13:30 WITA ·

Dinkes Kukar Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan dan Kader Posyandu


 Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Dinkes Kukar, Mukmin Nasri, menyampaikan upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan kader posyandu melalui pelatihan rutin serta penguatan promosi kesehatan kepada masyarakat. Foto: Indirwan. Perbesar

Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Dinkes Kukar, Mukmin Nasri, menyampaikan upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan kader posyandu melalui pelatihan rutin serta penguatan promosi kesehatan kepada masyarakat. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat peran kader posyandu, serta mendorong kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Dinkes Kukar, Mukmin Nasri, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan medis yang berkualitas. Program tersebut dilaksanakan melalui pelatihan rutin setiap tahun dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kesehatan dan perkembangan persoalan kesehatan di masyarakat.

Hal itu disampaikan Mukmin saat menjelaskan program pengembangan SDM kesehatan Dinkes Kukar, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, kegiatan peningkatan kapasitas menyasar tenaga medis, tenaga kesehatan, serta kader kesehatan, termasuk kader posyandu yang memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Melalui penguatan kemampuan tersebut, mereka diharapkan semakin siap memberikan pelayanan sekaligus menyampaikan edukasi kesehatan kepada warga.

“Pelatihan dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan kader agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Mukmin.

Ia menjelaskan, salah satu materi yang menjadi perhatian dalam program pelatihan adalah keamanan pangan, termasuk pengolahan dan penyajian makanan sehat. Materi ini penting untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai kebersihan, keamanan bahan pangan, serta kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami prinsip pengolahan makanan yang aman, menjaga kebersihan selama proses penyajian, dan memperhatikan kandungan gizi. Pengetahuan itu juga diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pelayanan maupun edukasi kepada masyarakat.

Mukmin menilai, pemahaman mengenai keamanan pangan perlu terus diperkuat karena berkaitan langsung dengan kebiasaan masyarakat sehari-hari. Pengolahan makanan yang tidak memenuhi standar kebersihan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, sehingga upaya pencegahan perlu dimulai dari peningkatan pengetahuan dan penerapan perilaku yang benar.

Selain melalui pelatihan, Dinkes Kukar juga memperkuat promosi kesehatan dengan melibatkan puskesmas di berbagai wilayah. Kegiatan edukasi dilakukan dengan menyesuaikan materi terhadap kondisi kesehatan masyarakat serta potensi penyakit yang perlu diwaspadai.

Memasuki musim hujan, salah satu perhatian yang disampaikan kepada masyarakat adalah pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Puskesmas didorong untuk terus memberikan informasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk, menguras dan membersihkan tempat penampungan air, serta menutup atau menyingkirkan wadah yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Langkah tersebut membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar lingkungan tempat tinggal tetap bersih dan sehat.

“Edukasi kesehatan harus terus dilakukan agar masyarakat memahami risiko penyakit dan mengetahui cara mencegahnya sejak dini,” jelasnya.

Mukmin menambahkan, pemanfaatan media sosial oleh puskesmas turut membantu memperluas jangkauan penyampaian informasi kesehatan. Melalui saluran komunikasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai pencegahan penyakit, keamanan pangan, dan penerapan pola hidup sehat dengan lebih mudah.

Menurutnya, informasi kesehatan perlu disampaikan dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami agar masyarakat tidak hanya mengetahui risiko penyakit, tetapi juga mampu menerapkan langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari.

Dinkes Kukar berharap penguatan kompetensi tenaga kesehatan dan kader posyandu, yang didukung pelatihan rutin serta promosi kesehatan berkelanjutan, dapat meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh wilayah. Langkah ini juga diharapkan memperkuat peran tenaga kesehatan dan kader dalam memberikan edukasi, mendukung deteksi dini masalah kesehatan, serta mendorong partisipasi masyarakat menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Melalui upaya tersebut, peningkatan kualitas SDM kesehatan di Kukar diharapkan berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit. Dengan demikian, pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH