KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pelaksanaan vaksinasi Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kabupaten Kutai Kartanegara difokuskan di enam titik, mayoritas berada di sekolah dasar di Kota Tenggarong.
Sebagai langkah pencegahan dini, vaksinasi DBD difokuskan di enam sekolah dasar di Tenggarong. Enam sekolah tersebut adalah SDN 028, SDN 001, SDN 002, SDN 003, SDN 011, dan SDN 018.
Dinas Kesehatan Kukar menargetkan penggunaan 3.000 dosis vaksin. Karena vaksin DBD diberikan dalam dua kali suntikan, maka jumlah sasaran penerima vaksin sebanyak 1.500 anak.
Jumlah pastinya akan disesuaikan oleh tim teknis di lapangan. Namun yang terpenting, program ini menjadi momen awal dimulainya vaksinasi DBD di Kukar.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Ns. Kusnandar, menjelaskan bahwa efektivitas vaksin ini cukup tinggi.
“Contohnya di Balikpapan, dari sekitar 9.000 anak yang divaksin, tidak ditemukan lagi kasus DBD di antara mereka. Ini menunjukkan efektivitasnya cukup kuat dalam pencegahan,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).
Kusnandar menambahkan, meski vaksin sangat efektif, upaya kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN tetap harus dilakukan.
Vaksin DBD sendiri bukan bagian dari vaksinasi wajib nasional, melainkan tergolong sebagai vaksin pilihan yang biasanya dibayar mandiri — seperti vaksin influenza untuk keberangkatan umroh.
Namun untuk program ini, vaksin diberikan secara gratis, karena pemerintah menilai pentingnya pencegahan DBD yang masih terjadi setiap tahun dan kerap menimbulkan korban jiwa.
“Kami mengimbau kepada orang tua, manfaatkan program ini sebaik mungkin. Jangan terpengaruh isu menyesatkan soal vaksin. Ini ikhtiar pemerintah untuk melindungi generasi muda,” tegas Kusnandar
Vaksin menjadi salah satu cara melindungi tubuh manusia sebagai host, selain menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan nyamuk sebagai vektor penular.
Sekolah-sekolah yang telah ditetapkan sebagai lokasi vaksinasi diharapkan mendukung penuh kegiatan ini, demi memutus rantai penularan DBD di wilayah Kukar.
Pewarta & Editor: Fairuzzabady

















