Menu

Mode Gelap
Disperindag Sambut Sidak DPRD, Pasar TAS Didorong Bangkit Kembali Sidak Pasar TAS, Ketua DPRD Kukar Soroti Kios Kosong dan Gratiskan Parkir 700 Bibit Pohon Ditanam di IKN, Basuki: Ini Bukan Seremonial, Tapi Gaya Hidup Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik Otorita IKN dan Bank Indonesia Genjot Ekonomi Kreatif Lewat Pelatihan Ecoprint Untuk Warga Lokal

BERITA DAERAH · 28 Jul 2025 12:15 WITA ·

KFBN 2025 Warni Kutai Kartanegara Dengan Ragam Seni Nusantara


 Penampilan delegasi kesenian Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Penampilan delegasi kesenian Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) tahun 2025 kembali mencuri perhatian publik. Festival ini menampilkan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia, dengan kemasan yang meriah dan antusiasme masyarakat yang tinggi, menjadikannya sorotan budaya tingkat nasional.

Salah satu daya tarik utama dalam gelaran KFBN 2025 adalah pertunjukan jalanan atau street performance yang digelar setiap sore di kawasan Simpang Odah Etam, Tenggarong. Ruang publik ini disulap menjadi panggung terbuka yang menampilkan karya seni dari berbagai penjuru nusantara.

Dari Kalimantan Barat, Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, hadir membawakan Tarian Nugal Manmani, Ngalapuhat Bani Pihawak. Tarian ini merupakan kisah tradisional masyarakat Dayak Kanayan yang mengangkat kehidupan nomaden dan tradisi bertani di tanah pegunungan.

“Ini adalah kali pertama kami tampil di Kutai Kartanegara. Kami merasa sangat dihargai dan disambut dengan hangat oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” ungkap Pimpinan delegasu Sanggar Padagi Raya, Landak, Kalbar, Berlin, belum lama ini.

Menurut Berlin, budaya merupakan perekat bangsa, dan keikutsertaan mereka dalam KFBN adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan lintas daerah. Tarian yang mereka tampilkan sarat makna tentang manusia yang hidup berdampingan dengan alam dan menanam padi dengan teknik tradisional menugal di pegunungan.

“Budaya yang menyatukan kita, budaya yang mempertemukan kami dengan masyarakat Kutai Kartanegara,” tutur Berlin.

Tak hanya delegasi dari luar daerah, kelompok seni, sanggar tari, hingga paguyuban lokal di Kutai Kartanegara turut tampil memeriahkan festival.

Perpaduan antara seni lokal dan nasional ini memperkuat posisi Kukar sebagai salah satu pusat kebudayaan di Indonesia.

KFBN 2025 tak hanya menjadi ajang pertunjukan budaya, tetapi juga momen penting dalam memperkuat persatuan melalui warisan kearifan lokal dari Sabang sampai Merauke.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disperindag Sambut Sidak DPRD, Pasar TAS Didorong Bangkit Kembali

30 April 2026 - 17:00 WITA

tas03

Sidak Pasar TAS, Ketua DPRD Kukar Soroti Kios Kosong dan Gratiskan Parkir

30 April 2026 - 16:00 WITA

tas01

Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik

30 April 2026 - 10:00 WITA

lantik01

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

nikah3

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis

29 April 2026 - 16:30 WITA

nikah1
Trending di BERITA DAERAH