Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

BERITA DAERAH · 6 Agu 2025 20:15 WITA ·

Dua Hari Hilang, ABK Tug Boat Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan


 Dua Hari Hilang, ABK Tug Boat Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tug Boat Karya Mahakam, Safri Ramadani (33), yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (6/8/2025) pagi.

Korban tenggelam pada Senin (4/8/2025) sekitar pukul 17.30 WITA saat berenang menyeberangi sungai bersama rekannya sambil menunggu air pasang. Meski sempat ditolong, korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan hilang.

Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban sekitar pukul 07.05 WITA, berjarak ±27 kilometer dari lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Desa Muai untuk penanganan lebih lanjut.

Komandan Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Riqi Efendi, mengatakan bahwa operasi pencarian cukup menantang akibat derasnya arus sungai dan luasnya area pencarian.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Balikpapan, TNI, Polri, BPBD, instansi kecamatan, perusahaan tempat korban bekerja, relawan, serta masyarakat setempat. Mereka didukung oleh perahu karet, ketinting, perlengkapan selam, drone thermal, dan peralatan medis serta komunikasi.

“Cuaca cerah sangat membantu kelancaran pencarian. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga keluarga korban diberi ketabahan,” ujar Riqi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing dalam status siaga. (*)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

a110

Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda

26 Juni 2026 - 12:00 WITA

a109

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

a107

Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

26 Juni 2026 - 10:00 WITA

a106

DPRD Samarinda: Aspirasi Warga Masih Didominasi Jalan, Drainase, dan Penanganan Banjir

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

a105

Andi Harun: Realisasi APBD Samarinda 2025 Capai 99,98 Persen, Pemkot Pilih Kendalikan Belanja daripada Berutang

26 Juni 2026 - 08:00 WITA

a104
Trending di BERITA DAERAH