Menu ✖

Mode Gelap
Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman Ahmad Vananzda Dorong Komisi DPRD Samarinda Siapkan Usulan Raperda untuk Tahun Mendatang Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Permudah Masyarakat Urus Paspor

BERITA DAERAH · 20 Agu 2025 10:15 WITA ·

Stok Beras di Kaltim Menipis, Pemprov Panggil Distributor


 Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri pertemuan dengan distributor beras dari berbagai daerah di Kaltim, pada Selasa (19/8/2025). (Axel R/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri pertemuan dengan distributor beras dari berbagai daerah di Kaltim, pada Selasa (19/8/2025). (Axel R/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali memanggil sejumlah distributor beras dari berbagai daerah pada Selasa (19/8/2025), menyusul menurunnya stok beras di wilayah Kaltim.

Pertemuan yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim itu membahas persoalan menipisnya ketersediaan beras di pasaran, yang menyebabkan harga naik hingga melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Kondisi diperparah dengan isu beras oplosan serta ketidaksesuaian standar kualitas yang ditetapkan pemerintah, sehingga distribusi terhambat dan stok semakin terbatas.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjaga ketersediaan beras agar masyarakat tidak panik.

“Pemprov Kaltim menyiapkan program operasi optimalisasi lahan untuk memperkuat swasembada pangan, sekaligus mendorong generasi muda ikut berperan dalam peningkatan kualitas pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu distributor beras, Erwin, mengaku stok yang dimilikinya anjlok hingga 75 persen. Menurutnya, kelangkaan terjadi akibat sulitnya pasokan gabah ditambah tingginya persaingan antar-distributor.

“Meski stok turun, kami akan berupaya menjaga ketersediaan beras dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Fenomena kelangkaan beras ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga kembali stabil.

 

Pewarta : Axel R
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas

28 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p41

Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

28 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p40

Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman

28 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p39

Ahmad Vananzda Dorong Komisi DPRD Samarinda Siapkan Usulan Raperda untuk Tahun Mendatang

28 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p37

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Permudah Masyarakat Urus Paspor

28 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p31

DPRD Samarinda Matangkan Agenda November, Persetujuan APBD 2027 Ditargetkan Akhir Bulan

28 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p36
Trending di BERITA DAERAH