Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

IKN NUSANTARA · 23 Agu 2025 13:15 WITA ·

GERMASA GPIB 2025: Wujudkan IKN Hijau, Inklusif, dan Berkeadilan Menuju Indonesia Emas 2045


 GERMASA GPIB 2025: Wujudkan IKN Hijau, Inklusif, dan Berkeadilan Menuju Indonesia Emas 2045 Perbesar

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) menggelar pembukaan peringatan Bulan Gerakan Masyarakat Sadar Hukum (GERMASA) GPIB tahun 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan yang berlangsung pada 21–22 Agustus 2025 ini mengusung semangat partisipasi aktif gereja dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam menyongsong kehadiran IKN sebagai simbol Indonesia Emas 2045.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Dalam sambutannya, Basuki menyambut hangat sekitar 200 peserta yang terdiri dari pendeta, majelis, dan jemaat GPIB dari berbagai provinsi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa visi IKN sebagai kota inklusif dan ramah lingkungan selaras dengan tema GERMASA GPIB, yang menekankan perdamaian dalam keberagaman serta kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kehadiran Ibu Kota Nusantara tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai contoh hidup berbangsa yang harmonis, berkelanjutan, dan penuh toleransi. Semangat GERMASA untuk taat hukum dan membangun keadilan adalah fondasi yang kokoh untuk mewujudkannya,” ujar Basuki.

Pembukaan ditandai dengan simbol budaya penuh makna: Basuki menabuh gendang. Suara gendang yang menggema bukan hanya tanda dimulainya Bulan GERMASA GPIB 2025, tetapi juga lambang kebersamaan, kekuatan, dan gotong royong seluruh elemen bangsa dalam membangun IKN.

Hari Pertama: Dialog Kebangsaan dan Keadilan

Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Kebangsaan bertajuk “Partisipasi Gereja dalam Pembangunan Bangsa yang Berkeadilan Menuju Indonesia Emas 2045.” Dialog ini membahas peran strategis umat Kristen, khususnya warga GPIB, dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan, sejalan dengan momentum percepatan pembangunan IKN.

Dalam forum tersebut, Juru Bicara sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN, Troy Pantouw,  memaparkan progres pembangunan fisik dan non-fisik IKN.

“Kehadiran masyarakat di IKN diharapkan dapat menjadi penyambung lidah informasi yang benar dan apa adanya tentang IKN. Hoaks, disinformasi, misinformasi, dan berita palsu yang beredar kerap membingungkan masyarakat. Karena itu, partisipasi aktif warga dalam menyampaikan kabar yang benar tentang Nusantara sangat penting,” jelas Troy.

Hari Kedua: Aksi Penghijauan dan Dialog Strategis

Pada Kamis, 22 Agustus 2025, komitmen nyata GERMASA GPIB terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan melalui aksi penanaman 100 bibit pohon di Area Taman Kusuma Bangsa, IKN. Kegiatan ini dilakukan bersama jajaran Otorita IKN dan seluruh peserta GPIB, mencerminkan kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat.

Para rohaniawan GPIB turut mendoakan setiap bibit yang ditanam, memohon agar pohon-pohon tersebut tumbuh subur, menjadi peneduh, serta menyumbangkan oksigen bagi “Kota Hutan” IKN—sekaligus menjadi simbol doa dan harapan bagi kemakmuran Nusantara.

Usai aksi penghijauan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Strategis di Amphitheater Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), bertema “Partisipasi Warga GPIB dalam Pembangunan Nasional.”

Diskusi menghadirkan pembicara inspiratif:

–              Wesly Silalahi, Wali Kota Pematang Siantar

–              Dance Ishak Palit, Ketua DPRD Kota Salatiga

–              Nelly Rongre Turuallo, Anggota DPRD Kota Balikpapan

 

Dialog dipandu secara dinamis oleh Virgie Baker, jurnalis dan presenter Metro TV. Forum ini menghasilkan berbagai gagasan segar dan praktik terbaik dari daerah untuk diimplementasikan dalam pembangunan IKN dan nasional.

Penutup: Sukacita dan Harapan di Istana Negara

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi penanaman, doa bersama, dan foto bersama di Istana Negara IKN, didampingi oleh Troy Pantouw.

“Otorita IKN menyambut baik seluruh komponen masyarakat untuk datang, melihat, serta berpartisipasi dalam membangun IKN,” tegas Troy.

Kehadiran GERMASA GPIB di IKN menjadi wujud nyata kolaborasi lintas iman, budaya, dan daerah, sekaligus meneguhkan harapan bahwa perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud melalui kebersamaan, keadilan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

a113

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, Ratusan Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

a76

Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

a65

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6
Trending di IKN NUSANTARA